Algira Town House.
Algira Town House.

BOGOR, INAPEX.co.id, – Penawaran promo pengembang dikawasan Bogor ini tergolong unik didunia bisnis property di Indonesia. Pasalnya, pengembang yang menjual rumah mewah 2 lantai ini sedang menawarkan promo gratis layanan tenaga  ‘pembokat’ (Housekeeping,-red) selama enam bulan.

Tak hanya itu, para pembeli juga diperbolehkan menentukan sendiri pilihan pembokatnya yang relative berusia masih muda.

“Sekitar 20 an pak, bisa pilih pak. Karena kan kita kerjasama sama jasa housekeeping, bukan seperti pembantu biasa,” kata Dewi Marketing Algira Townhouse, saat dihubungi INAPEX.co.id, di Jl. Villa Citra 3 Bantarjati, Bogor, Jum’at (30/9).

Selain itu, Dewi juga menambahkan promo tersebut hanya berlaku untuk setiap pembelian rumah di Algira Riverview seharga Rp. 475 jutaan (pasaran 700jt an,-red) dan Algira Townhouse Rp.725 juta (Pasaran 1 milyar).

Spesifikasi rumah tersebut meliputi, 2 kamar tidur, 3 kamar mandi, 2 carport, serta memiliki halaman belakang luas. Kemudian jugatersedia fasilitas tenaga housekeeping yang bantu bersih2 gratis selama 6 bulan, security 24 jam, cctv yang bisa langsung liat dari selluler, free internetan 1 tahun, garansi bangunan 1 tahun,  paket interior, private swimming pool, dan doorprize mobil brio.

Penghuni juga dapat menikmati Kawasan di sekitar lokasi Townhouse yang dibangun di Jalan Pemda Karadenan, Kelurahan Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Diantaranya, dekat pusat perbelanjaan, rumah sakit,  pendidikan, hiburan,  akses tol dan kereta.  “Gilaaa..  Gada alesan orang ga beli di Algira,” kata Dewi.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun di pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2016 yang berlangsung selama 9 hari di JCC Senayan, animo pengunjung didominasi oleh pria 60% dan wanita 40%.

Kemudian untuk pengelompokan berdasarkan pekerjaan yaitu, swasta 69%, PNS/BUMN 7%, wiraswasta 11%, profesioanl 4%, dan lainnya 8%. Presentase animo peminat property tersebut berasal dari Jakarta Selatan 24%, Jakarta Timur 15%, Jakarta Utara 7%, Jakarta Pusat 8%, Jakarta Barat 14%, Bekasi 10%, Bintaro 2%, Tangerang 7%, Bogor 3%, dan Depok 5%.