Ilustrasi. (Foto: pixabay)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Beli rumah atau pilih menikah terlebih dulu, lalu apa yang menjadi prioritasmu? Padahal, kedua pilihan itu sangat penting dan dibutuhkan dalam kehidupan bagi setiap orang.

Lebih dari 40% pasangan muda antara 18-35 tahun cenderung pilih untuk beli rumah bersama sebelum mereka memasuki jenjang pernikahan. Karena, harga properti yang selalu meningkat menjadi pertimbangan tersendiri. Lalu bagaimana dengan Anda? Yuk, kita bertimbangkan berdasarkan fakta berikut ini;

PERTIMBANGAN KARIER

Bila usia Anda masih tergolong sangat muda, misalnya di bawah 25 tahun, tentunya banyak rencana karier yang hendak dijalankan.

Jika karir tergolong lebih penting ketimbang menikah dalam waktu dekat, sebaiknya mulailah sekaligus mencicil rumah yang berdasarkan dengan besaran gaji yang Anda punya, bila tidak cukup untuk membeli rumah, Anda dapat mencicil apartemen.

PILIH PERNIKAHAN SEDERHANA

Sebesar-besarnya biaya pesta pernikahan, tentu tidak akan sebesar kenaikan harga properti. Pernikahan bisa diakali dengan melakukannya secara sederhana, yang penting sah secara agama dan keluarga Anda merestuinya.

Jadi bila Anda belum dikejar oleh umur dan menikah masih bukan prioritas utama, coba menyisihkan penghasilan untuk DP rumah. Minimal saat Anda menikah, Anda telah mempunyai tempat tinggal.

TENTUKAN RENCANA NIKAH

Jika Anda atau pasangan berencana untuk jadi entrepreneur setelah menikah, misalnya dengan alasan supaya memiliki waktu fleksibel untuk keluarga, berarti sebisa mungkin mulailah DP rumah sebelum menikah.

Rumah yang telah Anda miliki setelah menikah tersebut bisa menjadi jaminan bila pasangan atau Anda memerlukan modal awal usaha Anda.

KONSEKUENSI

Memang ada kalanya kita memerlukan rekening bersama pasangan supaya permohonan kredit diterima oleh bank. Jika memang ini rencananya, berarti Anda mesti menikah dahulu, setelah itu mulai untuk membeli rumah.

Jika rencana Anda seperti itu, sebaiknya menikah secara sederhana, dan gunakan tabungan serta investasi untuk mengumpulkan DP rumah atau apartemen.

Jika mampunya membeli rumah yang agak jauh dari lokasi kerja, dan Anda akhirnya memilih tetap tinggal di rumah orangtua, sewakan rumah itu sebagai tambahan cicilan bulanan. Anggaplah rumah sebagai investasi Anda nantinya.

Bagi pasangan muda dan baru akan membeli rumah pertama, tidak harus yang berukuran besar. Harga rumah khususnya di Indonesia memiliki tren yang terus naik, melebihi nilai inflasi tahunan. Oleh sebab itu, beli rumah yang kecil dulu, ketika memiliki rezeki lebih, bisa jual rumah Anda untuk tambahan membeli rumah lebih besar.