Beli Properti Masih Bisa Nego Harga, Ini Caranya!
Ilustrasi (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Pada umumnya, masyarakat tidak mengetahui bahwa membeli properti masih bisa nego harga. Negosiasi dibutuhkan, sebab banyak orang yang hendak membeli terbentur dengan masalah harga yang tinggi. Padahal, properti yang diincar ada di depan mata. Berikut ini lima tanda yang menunjukkan bahwa properti yang sedang Anda incar bisa dinegosiasi. Apa saja itu:

1. Properti tersebut telah dipasarkan dalam waktu cukup lama

Kondisi ini membuka ruang yang sangat besar untuk Anda yang hendak bernegosiasi. Menurut Sarah Maguire dari Broadway Village Real Estate, sebuah properti lama terjual umumnya dikarenakan harga yang terlalu tinggi.

“Itulah saat yang tepat bagi agen Anda untuk bertindak. Mintalah mereka untuk mulai melihat properti sebanding di daerah tersebut, khususnya yang telah terjual dengan harga murah,” tutur Sarah.

“Dengan cara ini, Anda memiliki bukti pendukung argumen, bahwa harga properti yang diincar harus lebih rendah,” tambah dia.

2. Terjadi pengurangan harga

Pernahkah Anda menemui berbagai properti yang harganya semakin menurun secara bertahap? Menurut Ed Deveau dari Century 21 Mario Real Estate, kondisi ini disebabkan harga properti yang ditawarkan sangat tinggi.

Terlebih, bila pengurangan ini terjadi setiap minggu. Bisa diartikan, tak ada penawaran yang diterima mereka dari masyarakat. “Bukan berarti Anda akan langsung mendapatkannya, tapi mereka sengang bahwa mereka mendapatkan penawaran yang cukup kuat,” jelasnya.

3. Banyak harga serupa

Jika penjual properti idaman Anda ingin memperoleh perhatian lebih di kawasan dimana properti lain mendapatkan lebih banyak perhatian, mereka mesti bekerja ekstra.

Pasalnya, mereka akan mengalami persaingan ketat. Terlebih, bila kawasan yang diincar bukan merupakan kawasan incaran investor.

“Jika banyak harga properti serupa di satu kawasan, mungkin harganya bisa dinegosiasikan,” imbuh Thais Collins dari Suzanne and Company Keller Williams Realty.

4. Penjual hendak menutup iklan

Ketahuilah motivasi penjual dalam menjual properti mereka. Dengan mengetahuinya, Anda bisa mengetahui alasan mereka ingin segera menyelesaikan penawaran.

“Misalnya, apa yang mendorong mereka pindah? Mungkin mereka ingin pindah sebelum tahun ajaran baru dimulai atau mereka sedang memiliki bayi atau dalam perceraian,” papar Collins. Dengan mengetahui alasan, lanjutnya, biasanya penjual akan lebih berkompromi.

5. Tidak ada yang tinggal di sana

Jika hal ini yang terjadi, maka bisa jadi indikasi yang baik bagi Anda. Kenapa? Biasanya, karena penjual telah pindah, sedangkan pemilik properti mesti menanggung biaya perawatan sehari-hari.

“Biasanya, itu pertanda ada nilai dalam ‘quick deal’ untuk penjual,” tuntas Kevin Concannon dari Tim Steven Cohn with Keller Williams.