Perbandingan Saat Ingin Memiliki Rumah. (Foto:dok.inapex)
Perbandingan Saat Ingin Memiliki Rumah. (Foto:dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Secara umum, terdapat perbandingan pilihan saat ingin memiliki rumah, yaitu apakah akan membangun sendiri rumahnya atau membeli rumah yang sudah jadi.

Beginilah cara untuk mempertimbangan, sebelum Anda menentukan pilihan terkait kelebihan dan kekurangan bagi calon konsumen property.

BIAYA

Jika dilihat dari sisi biaya, yang lebih baik diantara membeli rumah jadi atau membangun rumah sendiri bisa dibilang abu-abu, karena tidak selalu membangun rumah lebih murah daripada membeli rumah, dan begitu pula sebaliknya.

Memang, diatas kertas membangun rumah bisa dikatakan lebih murah daripada membeli rumah jadi. Apalagi jika mengingat Anda bisa membangun rumah secara bertahap (tahun ini membangun lantai satu, kemudian tahun depan baru membangun lantai dua).

Namun, ketika memilih untuk membangun sendiri, Anda juga harus memikirkan berbagai biaya ekstra yang muncul tak terduga ketika dihitung mulai dari biaya upah pengerjaan, finishing, jasa interior, sampai perabotan rumah.

Tapi justru sebaliknya, ketika membangun rumah, di atas kertas membeli rumah memang lebih mahal, namun beban keuangan yang dibebankan kepada pembeli tidak selalu lebih besar daripada membuat rumah sendiri.

Hal ini tidak terlepas dari tidak alokasi biaya pengerjaan rumah dan program KPR yang memungkinkan untuk mencicil rumah yang dibeli dengan biaya angsuran ringan tiap.

SELERA

Saat Anda ingin membangun rumah sendiri, bisa menggunakan seluruh kreatifitas dalam menentukan desain rumah sehingga benar-benar sesuai dengan selera. Tak hanya itu, bahkan Anda bisa bereksperimen melalui warna dan bentuk rumah baru sehingga menjadi tampak lebih cantik, atau jika memiliki dana lebih dan kurang yakin untuk bereksperimen, dapat menggunakan jasa arsitek dan desain interior, yang tentunya tidak datang dengan harga murah.

Lain ceritanya jika Anda berniat membeli rumah jadi, dimana desain rumah itu sudah ditentukan, yang bisa dilakukan hanyalah mencoba menemukan rumah melalui desain yang mirip dengan selera Anda atau mungkin beda dari selera awal, tapi ternyata Anda sendiri cukup menyenanginya.

Persoalan ini, karena menemukan rumah jadi yang benar-benar sesuai dengan selera Anda dapat dibilang tidak mungkin dilakukan. Setelah itu, jika mau, Anda bisa merenovasi rumah yang dibeli sesuai dengan keinginan, tentu saja dengan sejumlah biaya tambahan yang harus disiapkan.

PRAKTIS

 Kemudian disaat memutuskan untuk membangun rumah sendiri, Anda harus menyiapkan biaya yang tak sedikit dan tenaga ekstra serta waktu. Waktu dan tenaga akan dibutuhkan untuk mengawasi berjalannya proses pembangunan, pengurusan izin-izin, pencarian ide-ide untuk rumah.

Selain itu, perhitungan detail anggaran pembangunan rumah, dan hal-hal lainnya demi memastikan bahwa rumah Anda terbangun sesuai dengan impian. Beda dengan membeli rumah jadi dimana prosesnya menjadi lebih praktis.

Jika Anda membeli dari pengembang, maka umumnya mereka juga akan turut membantu proses perizinan yang dibutuhkan, dan jika membeli secara KPR, maka pihak bank juga akan turut membantu menyiapkan ini dan itu dalam hal legalitas dan perlindungan (asuransi) sehingga tidak ada permasalahan dalam pemberian dan pembayaran kredit nantinya.

Jika Anda memiliki tabungan yang besar, memiliki keinginan untuk menuangkan kreatifitas Anda, dan tidak masalah untuk mengorbankan waktu dan tenaga lebih. Oleh karena itu, membangun rumah sendiri merupakan pilihan yang tepat.

Jika Anda memiliki tabungan yang tidak terlalu besar, namun memiliki penghasilan yang tetap, dan juga mengutamakan kepraktisan, maka membeli rumah jadi adalah pilihan yang paling tepat bagi Anda. Jadi manakah yang sesuai untuk Anda?