Unit Rumah Duta Bintaro konsep desain minimalis. (Foto: dutaputraland)
Unit Rumah Duta Bintaro konsep desain minimalis. (Foto: dutaputraland)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Perumahan layak huni merupakan kebutuhan mutlak bagi pasangan mudah yang baru menikah.

Bahkan mereka juga membutuhkan informasi serta kemudahan akses untuk konsumen properti yang ingin memiliki rumah idaman.

Untuk menjawab kebutuhan itu, bagi para pencari rumah murah maupun yang ingin berinvestasi cukup membayar booking fee langsung proses kredit pemilikan rumah (KPR) ketika event besar bertajuk ‘Indonesia Properti Expo’ berlangsung mulai 11 sampai 19 Februari 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, mendatang.

Event terbesar di Asia Tenggara ini diprakarsai PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk bekerjasama dengan PT. Ad-house Indonesia Cipta (AIC) juga melibatkan ratusan developeri diseluruh tanah air.

Diantaranya termasuk pengembang perumahan skala besar Duta Putra Land Grup yang ikut andil dalam penyaluran kredit pembangunan proyek konstruksi perumahan dan kredit pemilikan rumah (KPR).

Selain itu, Bank BTN telah memiliki hubungan kerjasama dengan Duta Putra Land Group yang akan menempati booth No.20 Hall A di JCC Senayan tersebut sejak puluhan tahun silam.

“Kami serius untuk memberikan dukungan ini, karena proyek ini feasible untuk dibiayai oleh perbankan dan kami ingin mendukung bisnis pengembang besar,” kata Direktur BTN Mansyur Nasution dalam penandatanganan kerja sama di Jakarta, belum lama ini.

Tidak hanya memberikan pembiayaan untuk proyek pembangunan perumahan yang dilakukan Duta Putra Land Grup, BTN juga membantu melalui fasilitas KPR maupun Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) bagi para calon pembeli properti yang akan berkunjung di pameran Indonesia Properti Expo tersebut.

Mansyur mengakui, sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, permintaan akan rumah tidak pernah berhenti. Setiap tahunnya, Indonesia membutuhkan tidak kurang dari 800 ribu unit rumah baru.

“Tapi, dari angka itu, hanya setengahnya yang dapat dipenuhi oleh masyarakat, baik melalui pengembang perumahan maupun swadaya masyarakat sendiri,” ujar Mansyur.

Kebutuhan masyarakat terhadap properti dinilainya sangat besar, baik untuk tempat tinggal maupun investasi. Sebab itu, kata dia, perbankan sudah pasti akan merespon jika pasarnya siap untuk difasilitasi pembiayaannya melalui skema kredit.

Duta Putra Land saat ini memiliki 12 proyek pengembangan perumahan dan real estate yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan dikembangkan oleh 6 anak perusahaan. “Salah satunya yang dipasarkan yaitu unit rumah di Duta Bintaro terdiri dari 7 cluster dengan konsep minimalis dan tersedia berbagai jenis type 22, type 36, type 45, dari total unit secara keseluruhan ada 3000 unit,” jelas Jamal Marketing Duta Bintaro, saat dihubungi INAPEX.co.id, Kamis (12/1).

Sekitar 70% merupakan proyek perumahan, dan sisanya merupakan apartemen dan perkantoran. Target pasar properti yang dibangun Duta Putra Land didominasi oleh masyarakat kelompok menengah-bawah, sebanyak 70%. Sementara 20% kelompok menengah, dan 10% kelompok atas.