Banyak dilirik Pekerja Urban, Hunian Cicilan Rp.1 Juta Dekat Bandara
Hunian Dekat Bandara (Foto: infojalanjalan)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Pengembangan hunian dekat transportasi baik itu stasiun maupun bandara sekarang menjadi tren yang diminati khususnya pekerja urban.

Dengan menggunakan transportasi kereta, mobilitas menjadi lebih efisien, cepat, dan murah. Begitupula dengan pesawat, bagi pekerja yang suka keluar kota.

Pada umumnya hunian di perkotaan berupa apartemen, sedangkan di pinggiran Jakarta apartemen dan hunian tapak (landed residential).

Sebagai contohnya apartemen Poris 88 yang dikembangkan PT Nusantara Almazia (Ristia Group) di Jl Poris, Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten.

Lokasi Poris 88 dekat dari Stasiun Poris yang dilalui kereta Bandara Soekarno Hatta-Manggarai. Apartemen single tower sekitar 370 unit ini menyasar pekerja urban yang mobile, praktis, dan tak terpisahkan dengan dunia digital.

“Karena itu kami menyediakan fasilitas serat optik di setiap unit dan di fasilitas umum selain tersedianya multi moda transportasi yang akan memudahkan penghuni,” imbuh Direktur PT Nusantara Almazia pengembang Poris 88,  Deddy Indrasetiawan, saat penandatanganan kerja sama dengan perusahaan penyedia fiber optik FiberStar di Jakarta, Selasa (16/5).

Jaringan serat optik tersebut akan dijadikan infrastruktur pendukung untuk pengembangan smart building dan penerapan ekosistem digital di area Poris 88. Dengan aplikasi internet of things (IoT) penghuni bisa mengaplikasikan smart home yang dapat dikontrol lewat smartphone.

Progres pembangunannya telah mencapai tahap tutup atap (topping off) yang berlangsung pada awal April 2017. Pengembangnya menawarkan dua tipe, Studio (21 m2) dan 2 kamar (42 m2) dengan harga mulai Rp.280 juta.

Selain itu, pada kesempatan berbeda, pengembangan rumah menengah dengan harga murah masih banyak ditawarkan di sekitar Jakarta. Salah satunya di Ciseeng, Bogor, sejauh 8 km dari Pasar Parung, misalnya, ditawarkan rumah Rp.200 juta. Salah satunya Panorama Bali Residence di Jl Putat Nutug, Ciseeng yang dikembangkan PT Arya Lingga Manik.

Kawasan tersebut sudah dilirik pengembang sebab letaknya sangat strategis di poros Parung – Serpong. Menuju Serpong, Tangerang Selatan, Banten, yang fasilitasnya komplit hanya 20 menit, demikian pula menuju Parung, Bogor.

Di wilayah ini juga ada Pratama Residence di Jl Padurenan III Gunungsindur. Lokasinya sangat dekat, namun rumah yang dijual sisa sedikit. Tipe rumahnya diantaranya 34/60 dengan harga Rp.260 juta dan 38/72 Rp.320 juta.

Pengembang besar seperti PT Bumi Serpong Damai yang merupakan pengembang BSD City, juga masih melakukan pembebasan di kawasan ini. Panorama Bali Residence menyediakan empat tipe, 30/60, 36/72, 40/84, dan 50/90 harganya mulai Rp.214-338 juta.

Menurut staf pemasarannya, Sandy, harga ini telah termasuk biaya-biaya kecuali biaya proses KPR. “PPN, BPHTB (Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), akte jual beli (AJB), dan biaya notaris semuanya free,” imbuh Sandy.