Ketua FWD Sugeng menerima penyerahan berita acara dari Branch Coordinator Bank BTN Geneius Don Arlian Habibie, di Kantor Cabang Jakarta Cawang. (Foto: dok.inapex)
Ketua FWD Sugeng menerima penyerahan berita acara dari Branch Coordinator Bank BTN Geneius Don Arlian Habibie, di Kantor Cabang Jakarta Cawang. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id  – Hari ini, Jum’at (16/12) Kantor PT. Bank Tabungan Negera (Persero) Tbk Cabang Jakarta Cawang, menyerahkan surat berita acara terkait penyesuaian suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) kepada sejumlah debitur yang tergabung dalam Forum Warga D’Marco (FWD).

“Kami serahkan berita acara berikut form data debitur ini melalui Ketua Forum Warga D’Marco untuk mempermudah pelayanan satu pintu. Diharapkan dengan diakomodir melalui forum, akan mempermudah serta tidak ada debitur yang merasa kurang diperhatikan dengan layanan kami,” kata Genius Don Arlian Habibie, Brach Coordinator Bank BTN Jakarta Cawang, di Patria Park Apartemen & Office RK 01-05, Jalan D.I.Panjaitan Kav.5-7, Jakarta, Jum’at (16/12).

Kantor BTN Jakarta Cawang merupakan satu dari 6 Cabang yaitu BTN Cabang Margonda, BTN Cabang Kramat Jati, BTN Cabang Taman Yasmin, BTN Cabang Kebon Jeruk, BTN Cabang Bogor, dan BTN Cabang Harmoni.

Respon tersebut menjawab usulan puluhan debitur sekaligus mewujudkan kebijakan pemerintah melalui penurunan suku bunga sesuai acuan (BI rate). “Surat disposisi dari BTN Pusat telah kami terima sekitar tiga Minggu lalu. Nanti, setelah data ini terkumpul selanjutnya akan kami serahkan ke Kanwil BTN untuk kemudian  diproses sesuai ketentuan bank,” tambah Genius Don Arlian habibie.

Seperti diketahui sebelumnya, sejumlah kebijakan pemerintah diantaranya termasuk melalui penurunan suku bunga sesuai acuan (BI rate) dinilai sangat lambat oleh kalangan perbankan. Kendati BI rate telah mengalami penurunan mulai 7,5 persen sampai 6,75 persen, namun bunga bank masih terlihat anteng pada level dua digit, rata-rata di atas 11 persen.

Padahal, kebijakan pemerintah untuk mendukung terwujudnya program satu juta rumah tersebut, sangat dinanti oleh konsumen properti.

Menanggapi keterlambatan respon kebijakan pemerintah tersebut, kemudian komunitas debitur yang tergabung dalam FWD melayangkan surat konfirmasi kepada Kantor Pusat PT.Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Ketua FWD Sugeng membenarkan, bahwa konsumen properti di Perumahan D’Marco Diamond, di Jalan Raya Bogor KM 39, Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat tersebut berharap Bank BTN mampu merealisasikan komitmennya seperti yang disebutkan dalam Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit (SP3K).

“Jadi yang kami tuntut itu hanya komitmen BTN yaitu angsuran per bulan suku bunga fluktuasi, bukan karena masalah finansial debitur. Karena hingga saat ini, suku bunga yang harus ditanggung debitur yaitu masih dilevel 14%,” tegas Sugeng.