Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

 

BEKASI, INAPEX.co.id – Tak cuma luncurkan proyek terbaru sebagai hunian eksklusif di Mutiara Columbus, kawasan Bekasi Timur. Namun, proyek hunian yang dikembangkan diatas lahan 50 hektar ini, bakal hadir di pameran Indonesia Properti Expo pada 3 – 11 Februari 2018 mendatang di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Perumahan ini yang memiliki akses menguntungkan yaitu dekat Tol baru JORR 2, terhubung langsung antara Cibitung-Cimanggis-Jagorawi.

Apalagi, produk terbaru di Mutiara Columbus merupakan klaster Genova di lahan seluas 5 hektare memiliki tipe rumah bergaya minimalis modern. Desain ruangnya sangat fungsional dan didesain khusus oleh team arsitek ISPS Group yang sukses pada launching produk sebelumnya.

Klaster Genova terdiri dari hunian rumah dengan tipe New Derby dengan luas tanah 60 meter2, Boston luas 72 meter2 dan Montana luas 90 meter2. Hunian ini akan menjadi kawasan perumahan modern yang terintegrasi dengan kawasan industri MM2100 Cibitung, Bekasi.

Harga yang ditawarkan mulai dari Rp250 juta hingga Rp460 jutaan. Meski peresmian pelucuran baru dilakukan Sabtu besok, namun saat ini sudah terjual sebanyak 156 unit dari total 172 unit melalui proses Nomor Urut Pesanan (NUP).

“Sebagian besar konsumen menggunakan NUP prioritas yang selama ini menjadi andalan ISPI Group dalam setiap meluncurkan produk baru. Keunggulan sistem NUP Prioritas adalah konsumen dapat langsung memilih terlebih dahulu, harga lebih murah dan diberi kemudahan kredit pemilikan rumah (KPR) melalui Bank BTN,” ujar Project Manager Mutiara Columbus, Budi Kurniawan dalam keterangan resmi, baru-baru ini.

Budi menjelaskan, Klaster Genova merupakan klaster pertama yang diluncurkan di Mutiara Columbus yang merupakan extension dari Mutiara Gading Timur, Bekasi Timur.

Oleh karena itu, ia mengatakan ini merupakan kesempatan yang sangat bagus bagi konsumen untuk segera membeli karena setelah launching, harganya akan naik sekitar 8%.

“Dibandingkan tinggal di apartemen sekitar Bekasi Timur, tinggal di rumah tapak di Klaster Genova bisa menjadi pilihan. Konsumen minimal mempunyai tanah seluas 60 meter2 dengan hunian yang luasnya lebih dari satu unit apartemen. Selain itu juga sangat menguntungkan karena dapat disewakan kepada karyawan pabrik industri yang ada di sekitar kawasan,” tambah Budi.

Kawasan Bekasi Timur, masih dikatakan Budi, pada tahun 2018 mendatang akan memiliki moda transportasi modern, seperti LRT, kereta cepat dan akses tol JORR 2. Ini merupakan hal yang sangat positif bagi konsumen yang ingin berinvestasi di properti karena pertumbuhan kawasan ini yang akan menjadi barometer ekonomi daerah.

Manager Marketing ISPI Group area Bekasi Timur, Adi Darmansyah mengatakan, bersamaan dengan peluncuran klaster terbaru di Mutiara Columbus, langsung dilakukan proses KPR BTN untuk proses akad kredit. “Proyek ini menyasar pasangan muda yang ingin mempunyai hunian yang sederhana dengan desain yang fungsional,” tambah Adi.

Komisaris Utama ISPI Group Preadi Ekarto mengatakan, proyek terbaru ISPI Group ini melanjutkan tren kebutuhan konsumen yang saat ini ingin tinggal di rumah tapak dengan tipe bergaya apartemen. Namun, meski di rumah tapak, tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan yang terjamin dengan harga yang terjangkau dan sesuai dengan kemampuan konsumen.

“Lahan ini telah disiapkan sejak lama oleh ISPI Group, seiring dengan saat pemerintah membangun infrastruktur di Bekasi dan sekitarnya. Dengan begitu, Bekasi akan mudah diakses dari berbagai macam lokasi dengan moda transportasi yang modern. Dan untuk proyek ini, ISPI Group bekerja sama dengan Bank BTN untuk memberikan kemudahan kepada calon konsumen untuk menggunakan KPR BTN,” ujar Preadi.