Bagaimana Kawasan Hunian di Bekasi Sekarang?
Bekasi (Foto: andreenizar)

 

BEKASI, INAPEX.co.id, – Para netizen yang  pernah mem-bully habis-habisan kawasan Bekasi, Jawa Barat, harus melihat kembali wilayah di timur Jakarta ini.

Jika 2-3 tiga tahun lalu dikatakan panas , berdebu, dan jalannya rusak kini jalannya sudah bagus.

Dari Jl Perjuangan di dekat Kota Bekasi menuju Kaliabang, Karang Satria, Babelan, Tambun Utara, Cibitung sampai Cikarang sudah tak ada jalan berlubang.

Sebagian jalan dibeton dan dilebarkan. Sebagian pelebarannya belum rampung, sebab masih menunggu anggaran. Mengenai udara panas jangan dibahas, Bekasi sama saja dengan Jakarta dan Tangerang, suhunya cukup menyengat.

“Sekarang Bekasi Utara semakin berkembang terdorong infrastruktur yang semakin bagus. Dulu kawasan ini memang kantong hunian menengah bawah tapi sekarang mulai naik kelas dan pasarnya semakin meluas,” papar Direktur Utama Yanadito Santosa Anugerah KSO, pengembang Golden City, Gregorius Gun Ho, di Jl Kaliabang Bekasi, baru baru ini.

Golden City seluas 40 hektar perintis pengembangan konsep hunian modern di kawasan tersebut. Semua huniannya dua lantai, terkecil ukuran tipe 57/60 dibanderol Rp.694 juta.

Dibanding kawasan Bekasi Utara lainnya Kaliabang tergolong cepat berkembang sebab letaknya lebih dekat dengan pusat kota, stasiun, serta perumahan menengah atas Summarecon Bekasi di Jl Perjuangan.

Masih ada sejumlah perumahan yang memasarkan rumah di atas Rp.1,5 miliar, selain Golden City.

Di Jl Agus Salim yang lokasinya dekat dari Summarecon Bekasi harga rumahnya di atas Rp.1 miliar dipasarkan Premier Serenity.

Dengan dibangunannya jalan tol Cibitung – Tanjung Priok lansekap Bekasi Utara akan berubah secara menyeluruh. Jalan tol sepanjang  25,4 km tersebut akan membuat kawasan ini lebih terbuka dan makin cepat berkembang.

Tidak hanya itu, Wilayah Bekasi di sisi selatan jalan tol Jakarta-Cikampek, terutama kecamatan Mustika Jaya, Tambun Selatan, Setu, dan Bantar Gebang, berkembang pesat sesudah pemerintah membuka pintu tol Tambun (kawasan kota baru Grand Wisata) di ruas tol Jakarta-Cikampek tahun 2007.

Ke depan wilayah tersebut akan berkembang lebih cepat, sebab akan makin mudah diakses dari luar Bekasi menyusul dibangunnya jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II Jagorawi-Cibitung.

Diperkirakan ruas pintu tolnya ada di Jl Raya Narogong dan Jl Raya Setu.

JORR II dari tol Jagorawi ke timur akan terkoneksi dengan tol Jakarta-Cikampek dan Jakarta-Cikampek II,  ke barat ke JORR II ruas Cinere-Serpong-Bandara Soekarno Hatta, ke utara ke JORR II Cibitung-Tanjung Priok.