Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Diawal tahun 2019, harga rumah seken terus meroket. Pasalnya, beberapa kawasan tersebut ada yang lebih dekat dengan Jakarta Selatan dan fasilitasnya cukup komplit hingga membuat harganya makin melangit.

Harga rumah seken di dekat mal Cinere seperti Puri Cinere rata-rata dua miliaran ke atas. Di Blok A atau Blok B di belakang mal Cinere rumah tipe 100/200 dibandrol lebih Rp 2 miliar. Bahkan di Blok M tipe 200/300 harganya di atas Rp4 miliar.

Kawasan ini merupakan pusat bisnis Cinere dengan beragam fasilitas. Selain mal Cinere, terdapat rumah sakit, superblock Centro Cinere, dan area komersial.
Letaknya berdekatan dengan Karang Tengah dan Bona Indah, Jakarta Selatan, yang harga rumahnya Rp3-4 miliaran.

“Kalau yang harganya ratusan juta atau di bawah Rp1 miliar, pilihannya di Griya Cinere, Graha Cinere, Jalan Markisa, terus ke arah Limo, Depok,” kata Leny salah seorang yang bekerja disebuah Agen Properti, di Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya, di Kawasan Cinere semakin banyak yang mencari sejak infrastukturnya dibenahi. Jalan Raya Cinere yang dulu sempit dan menjadi biang kemacetan sudah dilebarkan kendati belum tuntas.

Kawasan ini juga akan dilalui jalan tol Depok – Antasari dan Cinere – Jagorawi. Dua tahun terakhir harga propertinya naik signifikan menyusul pembangunan superblok Centro Cinere yang di dalamnya mencakup mal, apartemen, dan pusat bisnis.

Leny menambahkan, Karang Tengah yang sejak dulu menjadi salah satu kawasan hunian menengah atas harga rumahnya cukup tinggi.

Perumahannya antara lain, Vila Delima, Bona Indah, dan yang Serenia Hills. Serenia Hils perumahan baru dari Intiland Development yang dikembangkan satu hamparan dengan Vila Delima.

Di Karang Tengah rumah seken tipe 180/210 ditawarkan Rp3,5 miliar. Di Bona Indah lebih mahal lagi, rumah tipe 100/150 harganya Rp2,5 miliar, di Vila Cinere Mas harganya kurang lebih sama.

Saat ini yang paling atraktif di Bukit Cinere Indah di belakang Polsek Limo. Di sini rumah seharga Rp1 miliaran banyak peminatnya. Di Griya Cinere, dekat Sekolah Lazuardi, tipe 70/95 harganya Rp950 juta.
“Kendati harganya cukup tinggi tarif sewanya relatif rendah. Di Griya Cinere tipe 150/200 sewanya sekitar Rp30 juta/tahun. Di kawasan lain yang dekat mal rata-rata Rp40 juta-Rp60 juta/tahun,” imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan Pengamat Properti Toerangga Putra, memprediksi fenomena meningkatnya harga rumah seken tersebut juga akan terjadi pada proyek properti baru di tahun 2019.

“Barometer peningkatan harga rumah komersil tersebut juga akan terlihat pada ajang pameran Indonesia Properti Expo yang akan berlangsung pada awal Februari 2019,” katanya.