Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: PUPR)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: PUPR)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Kabar gembira bagi para anggota TNI dan Polri diseluruh Indonesia. Pasalnya, ditahun 2017 mendatang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun 5.000 unit rumah bagi anggota TNI/ Polri.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Syarif Burhanuddin mengakui, anggaran untuk proyek pembangunan 5.000 unit rumah bagi anggota TNI/ Polri pada 2017 nanti sebesar Rp 390 milyar.

“Namun rencananya anggaran pembangunan itu akan dialihkan dan berada di bawah tanggung jawab untuk dilaksanakan oleh TNI/Polri secara mandiri,” ujar Basuki Hadimuljono, di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Senin (10/10).

Menurut Menteri Basuki, pelaksanaan target pembangunan 5.000 unit rumah tersebut belum bisa diputuskan, karena masih harus menunggu kepulangan Menteri Keuangan Sri Mulyani dari lawatannya ke Amerika Serikat.

“Pembangunan rumah TNI /Polri tersebut di luar Rumah Khusus (Rusus). Saat ini pelaksanaan pembangunan Rusus masih dikerjakan oleh Kementerian PUPR di wilayah perbatasan Indonesia,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Kementerian PUPR, tercatat dari 2010 hingga 2014, pemerintah telah membangun sebanyak 11.216 unit hunian bagi para annggota TNI /Polri.

Terlepas itu, secara terpisah Proses pengisian air (impounding) Bendungan Bajulmati di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur telah mencapai 60 persen atau 6 juta m3 dari kapasitasnya 10 juta m3. Proses pengisian selama 11 bulan, sejak awal Desember 2015, masih menyisakan 4 juta m3 lagi, dikarenakan buka tutup pintu bendungan untuk mengairi irigasi lahan pertanian warga.

“Saya minta bendungan diisi hingga penuh dan hanya bisa dibuka pintu airnya pada musim tanam yang sudah terjadwal. Panitia irigasi kan sudah buat jadwal (tanam), kalau diluar itu kewenangan (buka tutup), kewenangan Menteri PUPR, saya sudah buat surat edarannya” jelas Basuki Hadimuljono saat mengunjungi bendungan tersebut usai mendampingi kunjungan kerja Ketua DPR RI Ade Komarudin ke Kabupaten Banyuwangi.

Kepala Balai Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Amir Hamzah menargetkan Bendungan Bajulmati akan terisi penuh pada akhir tahun ini, karena curah hujan yang cukup tinggi.

Selanjutnya dijelaskan manfaat dari pembangunan Bendungan Bajulmati bagi peningkatan penyediaan air irigasi dalam rangka menunjang intensifikasi dan eksentifikasi pertanian seluas 1.800 ha yakni di Kabupaten Banyuwangi seluas 1.322 ha dan di Kabupaten Situbondo seluas 478 ha.

Disamping itu lanjutnya juga sebagai penyediaan air bersih sebesar 50 liter/detik bagi 18.000 kepala keluarga serta penyediaan air baku sebesar 60 liter/detik untuk Pelabuhan Meneng dan industri disekitar Banyuwangi. “tidak itu saja, juga pembangkit Micro Hydropower 340 kw, pengembangan pariwisata dan konservasi air serta perikanan ikan tebar,” katanya.