Anda Anggota BPJS? Dapatkan Rumah Dengan Bunga Kecil
Anggota BPJS? Beli Rumah Pakai BPJS. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Di Indonesia Properti Expo 2017, BPJS Ketenagakerjaan menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan pekerja untuk para pesertanya.

Dalam program ini peserta akan memperoleh manfaat layanan tambahan yaitu diri terlindungi dan rumah Anda miliki.

Layanan tambahan ini dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat yang sudah bergabung sebagai peserta, tapi belum memiliki rumah.

“Fungsinya BPJS di sini kita memberikan suku bunga yang lebih kecil dari bunga pasar (bunga yang berlaku) yaitu sebesar 4,75%,” ujar Marketing BPJS Ketenagakerjaan cabang Jakarta, Riko saat ditemui INAPEX.co.id di booth FLPP JCC, Jakarta, Senin (13/2).

Adapun untuk pengajuannya melalui Bank BTN, BPJS hanya membantu untuk bagian verifikasi dan merekomendasikan peserta.

“Untuk saat ini hanya bisa melalui Bank BTN, tapi nanti untuk kedepannya pakai bank lain juga bisa,” jelasnya.

Syarat yang harus dipenuhi paling utama adalah peserta BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun, untuk administrasinya sendiri balik lagi ke perusahaannya apakah menunggak iuran atau lancar-lancar saja, surat pernyataan belum memiliki rumah sendiri atau bisa dikatakan rumah pertama yang diajukan.

Adapun harga hunian yang diajukan adalah rumah subsidi maksimal Rp.500 juta dan lokasinya bebas mengambil rumah yang dimana saja.

“Pengajuannya bisa mendatangi cabang-cabang Bank BTN terdekat,” ucapnya.

Jika peserta mendatangi booth BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia Properti Expo dengan membawa berkas lengkap serta kartu pesertanya, langsung diteruskan ke Bank BTN dan selanjutnya akan diteruskan ke BPJS yang nantinya akan dikroscek kelancaran perusahaan dalam membayar iuran untuk mengetahui apakah layak untuk direkomendasikan.

Proses tersebut maksimal dilakukan selama 5 hari dan nantinya konsumen akan mendapatkan info konfirmasi melalui Bank BTN dan seterusnya berhubungan dengan Bank BTN.

Sebelumnya diketahui, khusus peserta BPJS Ketenagakerjaan siap-siap punya rumah. Pasalnya, target penyediaan rumah sebanyak 25 ribu dalam setahun. Maka dari itu, Peserta tidak perlu takut tak kebagian rumah.

Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi pekerja yang sulit memperoleh.

“Kami menargetkan penyediaan 25.000 rumah untuk pekerja dalam satu tahun ke depan,” kata Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (30/1).

Kontribusi pada penyediaan rumah bagi pekerja adalah upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan manfaat lebih untuk peserta.

Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan mempunyai 4 program perlindungan pekerja yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Kematian (JKM).

Krishna menuturkan bahwa sekarang ini BPJS Ketenagakerjaan tengah menyusun finalisasi peraturan turunan dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 35 Tahun 2016 tentang layanan tambahan khususnya perumahan bagi peserta dan mekanisme kerja sama mitra strategis.

Untuk program perumahan ini harus mempersiapkan dari sisi ketersediaan (supply) dan permintaan (demand).