Keunggulan Apartemen, Tidak Lagi Dilihat Dari Ukurannya
Apartemen di Kemang (Foto:apartemensynthesisresidencekemang)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id –¬†Anda ingin membeli apartemen? Jangan lihat ukurannya. Mengapa demikian?

Sebuah ruang tak hanya berfungsi sempurna, namun mesti mendapat respons emosional yang positif dari orang-orang sekelilingnya. Prinsip dasar arsitektur tersebut kembali diingatkan oleh Ninik Kurniawati, pendiri RENIK Planning Architecture ketika menunjukkan konsep desain yang ditanganinya di Synthesis Residence Kemang, Selasa (14/11).

“Arsitektur yang baik itu punya kemampuan mentranformasi ruang biasa menjadi sesuatu yang luar biasa. Ini tentang menciptakan lingkungan fisik, jiwa dan pikiran untuk memperbaiki kehidupan bagi pengguna properti,” jelas Ninik, yang mendirikan firma arsitektur ini bersama pasangannya¬†Rudy Kurniawan.

Ninik menuturkan, usai mengerjakan ratusan rancangan dan arsitek proyek properti, dia selalu mengingatkan pentingnya nilai lebih dalam sebuah konsep desain.

Di era konsumen yang kian cerdas sekarang ini, tambah Ninik, pemilik proyek properti tidak bisa lagi mengandalkan jualan hanya dengan menawarkan tipe maupun ukuran rumah atau apartemennya.

“Apartemen tipe dua tempat tidur misalnya, semua orang atau konsumen itu sudah tahu kalau desainnya pasti tidak akan jauh berbeda sehingga butuh hal-hal lain yang menjadi nilai lebih untuk bisa dijual, dalam hal ini adalah penataan hardscape yang baik,” jelas Ninik.

Oleh sebab itu, selama ini keberhasilannya dalam menangani proyek profesionalnya adalah dengan tak memposisikan diri sebagai konsultan. Untuk semua proses rancangan atau desain, Ninik mengatakan, dia bertindak seperti developer itu sendiri.

“Kami tidak cuma menjual gambar, tapi juga terlibat mengembangkan konsep arsitektur yang komprehensif. Bersama pengembangnya kita sama-sama bicarakan kebutuhan, anggaran, situs dan sasaran mereka untuk menciptakan desain dan kualitas arsitektural yang sangat baik,” jelas Ninik.

Contoh desain yang tengah ia kerjakan saat ini adalah Synthesis Residence Kemang. Apartemen strata title di atas lahan seluas 2 hektar ini dirancang berbasis hijau. Terdapat tiga tower dan total 1.188 unit yang penamaannya diambil dari kisah pewayangan, seperti Nakula, Sadewa dan Arjuna.

“Kami sepakat 60 persen lahan didedikasikan untuk ruang terbuka hijau dan dilengkapi kolam renang dengan tema Jawa. Kami mendesain proyek ini dengan mengedepankan konsep hijau yang dikawinkan dengan heritage Batik Kawung dan Rumah Joglo khas Indonesia. Itu bermuara pada tujuan untuk mendedikasikan unit-unit untuk kalangan yang membutuhkan apartemen bergaya khas Indonesia,” imbuh Ninik.

Dengan sinergi seperti inilah, lanjutnya, pemilik proyek dan desainer dapat meraih kualitas unit yang bagus.

“Kualitas bagus itu berarti investasi yang sangat baik. Investasi yang baik akan berujung pada untung dan bisnis yang berkelanjutan. Ini sudah kami jalankan, dan terbukti berhasil,” tuntas Ninik.