Akibat Kebakaran Pasar Senen, Sejumlah Ruas Jalan ditutup
Kebakaran Pasar Senen (Foto: youtube)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Sejumlah ruas jalan ditutup akibat kebakaran yang terjadi di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1) pagi ini.

Menurut data Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta yang diterima, ada tiga ruas jalan yang ditutup.

Ruas jalannya meliputi Jalan Kramat bunder sisi Utara yang melayani lalu lintas dari arah Barat ke Timur atau di samping underpass Senen.

Selain itu, di Jalan Bungur Besar kedua arah segmen Terminal Senen hingga Simpang Kramat Bunder.

“Lalu di Jalan Gunung sahari sisi Timur yang melayani lalu lintas dari Utara ke Selatan atau samping flyover Senen,” jelas Kepala Dishubtrans DKI Jakarta Andri Yansyah.

Kebakaran yang terjadi sejak pukul 04.30 WIB ini diduga karena korsleting listrik di lantai satu Blok III. Api pun merambat hingga ke lantai tiga.

Hingga pukul 11.00 WIB, petugas masih berupaya memadamkan api di lantai tiga. Jumlah kios dan kerugian karena kebakaran ini belum bisa diprediksi.

Sebelumnya, salah seorang pengurus WC di Pasar Senen, Nurwono, mengaku mengetahui sebelum kebakaran terjadi. Sekitar pukul 03.00 WIB, dia ingin pergi ke kamar mandi.

“Tumben-tumbenan saya mau ke WC tuh malam-malam,” papar Nurwono di Pasar Senen.

Nurwono menghampiri kamar mandi lantai dasar. Dia mengaku, biasanya pulang ke rumahnya yang berada dekat TMII.

Ketika masih di kamar mandi, Nurwono mendengar ledakan keras. Saat keluar, kabel-kabel berukuran besar mengeluarkan percikan api. Kabel itu terbakar dengan cepat menjalar.

“Langsung tuh gelap, asap di mana-mana. Kabelnya meledak kayak petasan,” tambah Nurwono.

Setelah itu, Nurwono segera menyelamatkan diri menuju arah keluar pasar. Nurwono menduga kabel-kabel tersebut korslet.

Korsleting merembet ke aliran listrik lainnya. Nurwono menduga itulah penyebab kebakaran di Pasar Senen.

Para pedagang Pasar Senen, Jakarta Pusat, berusaha menyelamatkan barang-barang dagangan mereka dari lalapan api.

Sisi jalan di sekitar Pasar Senen dipenuhi dengan beragam macam barang, seperti mesin jahit, kain-kain, karung berisi baju bekas, kotak-kotak sepatu, sampai rak kacamata.

Beberapa pedagang terlihat masih menuruni tangga pasar untuk menyelamatkan barang dagangan. Meski demikian, ada sebagian pedagang yang tak sempat mengangkut barang dagangannya yang ada di lantai 3.

“Kayaknya sih habis semua. Enggak sempat angkut sama sekali, masih di sana,” imbuh salah seorang pedagang baju bekas, Arif, di lokasi.

Lantai dua pasar diklaim mengalami kebakaran terparah. Pasalnya, terdapat banyak  kios-kios pakaian.

(kps)