Diskusi menghadapi persaingan bisnis properti ditahun 2018. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Untuk menghadapi persaingan bisnis properti ditahun 2018, para agen mendapat banyak pengetahuan yang digelar melalui Rumah.com Agent Summit 2017 di Soehana Hall, The Energy Building, SCBD Lot 11A, Senayan, Jakarta Selatan.

Ajang pertemuan satu hari untuk ratusan agen properti ini merupakan yang ketiga kalinya memberikan pengetahuan-pengetahuan berharga bagi para agen menghadapi pasar yang semakin dinamis.

“Mengulang kesuksesan acara tahunan yang telah berlangsung sejak 2015, kami menggelar Rumah.com Agent Summit 2017. Melalui event ini, kami berbagi pengetahuan sekaligus motivasi kepada para agen properti tentang industri properti di tahun 2018. Ada banyak sesi diskusi yang dihadirkan seperti potensi dan tantangan profesi agen dalam pasar industri properti tahun depan,” jelas Faizal Abdullah, Acting Country Manager Rumah.com melalui siaran pers yang dikirim ke redaksi INAPEX.co.id, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakan Faizal Abdullah, beragam trik, tips, dan motivasi disampaikan oleh para pembicara ternama, seperti Haryanto Kandani (Motivator dan Personal Coach), F. Rach Suherman (Penasehat Properti), Hartono Sarwono (Ketua Umum DPP Arebi), Tommy H. Bastami selaku Managing Partner Coldwell Banker Commercial Indonesia, para pemilik kantor agensi ternama di Indonesia, serta dipandu moderator Tina Talisa.

Menjelang 2018, dimana menurut Rumah.com Property Outlook 2018, pasar properti nasional diperkirakan akan lebih positif, melanjutkan tren yang terbentuk sepanjang tahun ini. Di sisi suplai, perlambatan pasar properti pada pertengahan tahun 2018 sebagai dampak Hari Raya Idul Fitri serta Pilkada Serentak 2018 mungkin terjadi, begitu juga menjelang Pemilu Legislatif & Pemilihan Presiden 2019.

Selain itu, kebijakan pemerintah dalam pembiayaan perumahan masih akan menjadi penentu pasar properti 2018. Seperti BI 7-Day Repo Rate, Tax Amnesty, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Paket Kebijakan Ekonomi, dan lainnya mendorong pertumbuhan properti nasional, yang sempat turun tajam pada tahun 2016 lalu.

Harga dan suplai properti, terutama pada sektor residensial, diperkirakan meningkat pada 2018. Permintaan pasar akan tetap stabil, terutama pada pasar properti di bawah Rp1 miliar.

Dia menambahkan Rumah.com sebagai portal properti terdepan di Indonesia akan senantiasa terus berinovasi menghadirkan inovasi, solusi dan panduan bagi pencari properti, agen, dan pengembang serta stakeholder properti di Indonesia.

“Rumah.com juga terdepan dalam inovasi teknologi melalui fasilitas tur 3 Dimensi Matterport, sehingga agen dapat menunjukkan kepada konsumen seluruh isi rumah maupun apartemen melalui smartphone atau komputer tanpa harus datang ke lokasi. Review Properti (www.rumah.com/review) kami juga salah satu fitur yang sangat diandalkan pencari hunian di Indonesia, karena menampilkan review lengkap dan mendalam, seperti sekolah favorit, rumah sakit unggulan hingga pilihan transportasi yang tersedia,” kata Faizal.

Syarifah Khairun Nisa, Head of Agent Business Rumah.com menambahkan, “Para agen properti harus yakin bahwa kondisi pasar properti tahun depan akan menawarkan begitu banyak peluang. Melalui Rumah.com Agent Summit 2017, para agen juga bisa menyimak berbagai jurus dan strategi terkini untuk meraih closing bernilai fantastis, maupun perkembangan infrastruktur dan pasar properti di area Jabodetabek,” kata Nisa.