Ada di Cikande Tipe 30 Cicilannya Hanya Rp.500 Ribu/Bulan
Rumah Murah di Cikande (Foto: kaskus)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Kawasan industri merupakan kantong pengembangan rumah murah di sekitar Jakarta. Hal tersebut untuk mempermudah para pekerja industri yang jumlahnya sangat banyak. Salah satunya Senopati Estate Cikande di kawasan Industrial Cikande, Serang, Banten.

Perumahan ini lokasinya berbatasan dengan Kabupaten Tangerang dikembangkan di atas lahan seluas 58 hektar. Sejak dipasarkan tahun 2015 sudah terjual sekitar 1.300 rumah.

Kini Pengembangnya Graha Bumimas Group bekerja sama dengan PT Lingkungan Raya Lestari menawarkan lagi rumah murah di tahap II. Rumah yang dipasarkan tipe 30/60 dilengkapi 2 kamar senilai Rp.119 juta.

“Konsumen cukup bayar booking fee Rp.1 juta langsung bisa diproses KPR-nya. Cicilannya hanya Rp.500 ribu untuk 4 bulan pertama, selanjutnya angsurannya Rp.800 ribuan ke Bank BTN,” tutur staf pemasaran Senopati Estate Cikande, Arif, kepada media di Jakarta, baru-baru ini.

Nantinya kawasan ini akan lebih strategis sebab tidak jauh dengan rencana exit tol Cikande, selain itu dekat sejumlah perumahan yang cukup besar di kawasan itu seperti seperti Griya Cikande Asri dan Cikande Permai.

Rumah yang akan dibangun sekitar 3.500 unit. Nantinya akan disediakan fasilitas komersial seperti ruko dan wahana permainan air Waterboom.

Dengan harga Rp.119 juta, Senopati Estate terjangkau pasangan pekerja yang memiliki gaji maksimal Rp.4 juta per bulan. Arif menyebutkan, Senopati Estate merupakan perumahan paling murah di dekat kawasan industry.

“Setiap terjual 100 unit harganya akan dinaikkan, makanya ini kesempatan untuk mendapatkan harga terbaik. Konsumen cukup bayar booking fee Rp.1 juta, BPHTB Rp.2,5 juta, dan biaya proses KPR Rp.1 juta. Pembangunannya juga cepat, akhir tahun ini sudah bisa diserahterimakan,” jelasnya.

Pilih Apartemen Murah?

Saat ini banyak pengembang yang memberikan penawaran menarik. Salah satunya Synthesis Development yang tengah mengembangkan Apartemen Prajawangsa City dan Synthesis Residence Kemang. Di dua proyek tersebut cukup bayar booking fee bisa langsung akad kredit dengan KPA Bank BTN.

“Khusus untuk bulan Ramadan hingga Lebaran tahun ini kewajiban DP 10 persen akan kami subsidi.  Konsumen cukup membayar booking fee Rp.5 juta sudah bisa langsung akad kredit dengan Bank BTN,” imbuh Marketing and Sales General Manager Synthesis, Imron Rosyadi, ketika buka puasa bersama pers di Jakarta, baru-baru ini.

Prajawangsa City di Cijantung, Jakarta Timur, untuk segmen menengah tersedia 8 tower (500 unit/tower). Untuk tipe Studio harganya mulai Rp.300 juta. Sementara Synthesis Residence Kemang lebih kepada segmen premium terdiri tiga tower (1.188 unit) mulai Rp.2 miliaran.

Tidak hanya menyalurkan KPA, Bank BTN juga membiayai kredit konstruksi dua proyek ini. Cara pembayaran seperti ini ditawarkan terbatas Synthesis Kemang Residence hanya 20 unit, sedangkan di Prajawangsa City tak dibatasi.

Executive Vice President Non Subsidized Mortgage and Consumer Lending Division Bank BTN Suryanti Agustinar, mengatakan bahwa pembiayaan yang diberikan kepada Synthesis Development adalah model kredit khusus. Oleh sebab itu cara pembayarannya sangat menarik.

“Model kerja sama bank dengan pengembang seperti ini sangat baik untuk dibuatkan skema-skema pembayaran yang menarik sehingga masyarakat lebih dimudahkan,” tutupnya.