2018 disektor properti diprediksi tumbuh bagus. (Foto: CiputraRaya)

TANGERANG, INAPEX.co.id – Seiring semakin membaiknya kondisi ekonomi di Indonesia, ditahun 2018 disektor properti diprediksi juga ikut tumbuh bagus. Apalagi didukung pemangkasan perizinan di sektor properti dan penurunan suku bunga bakal mempercepat pengembangan properti baik landed house maupun apartemen.

“Hal yang pengaruh pada properti itu dua hal, perizinan dan pembiayaan. Kita tahu sekarang izin itu sudah dipermudah, pembiayaan juga semakin murah karena bunga juga turun,” kata Presdir PT Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata dalam launching hunian Ecopolis Citra Raya Tangerang, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakan Budiarsa Sastrawinata, dengan perizinan yang semakin mudah dan pembiayaan semakin kompetitif, sektor properti diprediksi bakal tumbuh bagus di 2018. “Saya sih melihat properti sangat optimis tahun depan,” paparnya.

Masih dikatakan Budiarsa Sastrawinata, yang terpenting bagi pengembangan yaitu bagaimana mengisi pasar dengan produk-produk yang berkualitas dengan harga yang sesuai segmen. Ecopolis Apartemen Citraraya merupakan salah satu yang dikembangkan Ciputra Residence mengambil segmen menengah sangat tinggi permintaannya.

Menggandeng Mitsui Fudosan Residential, pengembang dibawah bendera Ciputra Group ini mengembangkan empat tower apartemen di Citra Raya Tangerang di areal seluas 2 hektare. “Untuk tahap pertama kita bangun 2 tower dengan total sekitar 400 unit apartemen,” ujar Direktur PT Ciputra Residence, Mary Octo Sihombing.

Dijelaskan, untuk tahap pertama dibangun dua tower apartemen. Untuk tower A telah terjual hampir 100 persen tower B telah terjual sekitar 60 persen. “Sejak dipasarkan Januari 2017, sudah terjual laris sedikitnya 230 unit. Kita berharap dalam dua tahun ke depan seluruh unit yang kita tawarkan laku terjual,” kata Budiarsa Sastrawinata.

Tingginya minat untuk Ecopolis disebabkan harga yang ditawarkan cukup bersaing. “Kita tawarkan satu unit apartemen dikisaran harga Rp 170 juta hingga Rp 300 jutaan,” katanya. Pembelinya, berasal dari keluarga muda dan pekerja industri yang banyak tersebar di kawasan Tangerang.

Secara terpisah, bagi konsumen properti yang ingin mencari hunian yang memiliki nuansa Bali, Apartemen berkonsep ini dibandrol dengan harga sangat terjangkau mulai Rp.360 jutaan. “Bagi pembeli apartemen yang datang langsung selain dapat hadiah AC, juga bisa menikmati sajian kuliner di acara Big Customer Gathering,” ujar Esther Tambunan, SH, Supervisor Cinere Resort Apartemen, saat ditemui INAPEX.co.id, dikawasan Cinere, Depok, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakan Esther, Cinere Resort Apartemen merupakan hunian berlokasi sangat strategis dan menguntungkan bagi para penghuninya baik dari segi investasi, kemudahan transportasi, akses, keamanan sampai dengan kenyamanan.

Selain itu, Cinere Resort Apartemen terletak sangat dekat aksesnya ke pintu tol. Hanya selangkah dari Tol Depok- Antasari (Pintu Tol Brigif). Dengan begitu penghuninya tidak perlu bingung untuk menuju ke lokasi-lokasi aktifitas masing-masing.

Dengan letaknya yang strategis Cinere Apartemen Resort juga mempunyai keunggulan lain, yaitu dekat letaknya dari CBD Simatupang yaitu sebagai pusat perkantoran penting di Jakarta sehingga membuat hunian ini sangat exclusive.

MMS saat ini tengah membangun proyeknya di kawasan Cinere-Depok dengan luas lebih kurang 1,4 hektare. Direktur Utama PT MMS Torkis Nasution mengatakan, di ajang ini, MMS pertama kalinya mendapatkan penghargaan dan menjadi suatu kebanggan bagi perusahaan.

“Kami merasa sangat senang sekaligus bangga, karena kerja keras kami dalam menciptakan hunian berkonsep resort bagi masyarakat mendapat sambutan serta apresiasi yang baik. Karena atas kepercayaan konsumen serta kerja keras seluruh team, kami bisa mendapatkan penghargaan tersebut,” katanya.

Dalam mengembangkan hunian Resort Pertama kali di kawasan Cinere. PT MMS mempercayakan proses pembangunan proyeknya kepada kontraktor yang kredibel dan berpengalaman yaitu PT Adhi Persada Gedung (APG) dari September 2016 dengan target pekerjaan pembangunan akan selesai pada pertengahan 2018.