Developer terlihat antusias ikut meriahkan pameran IPEX 2018. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Sedikitnya ada 200 developer yang ikut meramaikan pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). PT. Adhouse Clarion Events bekerjasama dengan Bank BTN menggelar pameran perumahan bertajuk ‘Pesta KPR BTN’.

Pameran ini berlangsung selama sembilan hari mulai 22-30 September 2018. Pameran IPEX 2018 menawarkan solusi berbagai kemudahan untuk memiliki hunian dan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari BTN.

Akan 169 stand pengembang yang akan mengikuti pameran ini dengan terdiri 118 stand komersil dan 51 stand FLPP proyek hunian yang berlokasi di seluruh Indonesia.

Pengembang tersebut di antaranya PT Metrolopolitan Land (Metland), PT PP Properti, Waskita Karya, Adhi Karya, Summarecon Agung, ISPI Group, Progress Group dan pengembang impian lainnya.

Pameran IPEX ini menawarkan banyak promo menarik dan proses pengajuan KPR secara mudah hanya melalui BTN.

Selain proses cepat, juga ditawarkan program KPR suku bunga 6,25% , DP 1%, tenor sampai 30 tahun serta harga properti mulai Rp.197 Jutaan.

Ajang promosi proyek properti ini, merupakan pameran yang digelar ke 34 kalinya diselenggarakan. Pameran IPEX 2018 memberikan kontribusi penting dalam penyediaan hunian bagi masyarakat.

“Perkembangan property komersial ditahun 2017 terbilang stagnan. Maka event ini, kami memfasilitasi antara pengembang dengan konsumen agar mampu menggairahkan industri properti berskala nasional,” jelas Vice Presiden Directur PT. Adhouse Clarion Events Igad Permana.

Pameran tertajuk ‘Pesta KPR BTN’ ini, sekaligus untuk membantu kebutuhan hunian sebagai solusi mengatasi backlog penyediaan beragam jenis produk real estate.

Kebijakan pemerintah dalam pembiayaan perumahan masih akan menjadi penentu pasar properti 2018.

Harga dan suplai properti, terutama pada sektor residensial, diperkirakan meningkat dengan target pengunjung 350.000 orang. Permintaan pasar akan tetap stabil, terutama pada pasar properti di bawah Rp.1 miliar.