2 Sungai Meluap, Banjir Merendam Ribuan Rumah di Jombang
Warga Mengungsi di Kantor Desa Akibat Banjir (Foto: jombangkab)

 

JOMBANG, INAPEX.co.id, – Dua sungai yang meluap mengakibatkan banjir yang merendam ribuan rumah di Kecamatan Mojoagung dan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (29/1).

Ketinggian air diperkirakan lebih dari 1 meter ini memaksa puluhan warga di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung mengungsi.

Warga setempat, Fauzikin (35), memaparkan bahwa banjir terjadi karena meluapnya Sungai Catak Banteng di sisi barat Dusun Kebondalem. Sungai ini tidak bisa menampung volume air hujan yang terjadi sejak siang hingga malam ini.

Menurutnya, air mulai merendam permukiman penduduk sejak pukul 17.00 WIB dan hingga saat ini ketinggian air di pemukiman penduduk mencapai angka 70-150 cm.

Sedikitnya ada 350 rumah warga terendam air. Kondisi tersebut memaksa lebih dari 20 warga, yang terdiri dari para ibu, anak-anak, dan para pria, mengungsi ke kantor desa setempat karena rumah mereka sudah terendam air sedada orang dewasa.

“Banjir ini sudah ketiga kalinya dalam bulan ini karena meluapnya Sungai Catak Banteng. Kami berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai tersebut,” imbuh Fauzikin kepada pers di lokasi pengungsian.

Adapun di Kecamatan Mojowarno, banjir merendam tiga desa, meliputi Desa Catak Gayam, Selorejo, dan Wringin Pitu.

Kondisi lumayan parah terjadi di Desa Selorejo. Ketinggian air mencapai 50-70 cm merendam permukiman penduduk di Dusun Mojodadi, Mlaten, dan Selorejo.

“Banjirnya mulai magrib tadi karena luapan Sungai Kaliputih. Soalnya sejak siang sampai sekarang hujan terus mengguyur, wilayah hulu di Wonosalam juga hujan,” tutur warga setempat, Amin (40).

Banjir di Desa Selorejo, lanjut Amin, berefek pada lebih dari 1.000  rumah warga. Meskipun demikian, tidak ada warga yang mengungsi.

“Warga sini sudah biasa kebanjiran, ini sudah lima kali untuk musim hujan sekarang. Mereka lebih fokus mengamankan barang-barangnya, jadi tidak mengungsi,” jelasnya.

Di Desa Catak Gayam, ketinggian banjir di permukiman penduduk cukup tinggi 30-50 cm sama dengan ketinggian air di Desa Wringin Pitu yang tak sampai masuk ke rumah-rumah warga.

Sebelumnya, pada Selasa malam lalu (29/11/2016) Banjir juga melanda Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ratusan rumah di 6 desa dilaporkan terendam.

Menurut informasi yang ada, puluhan orang mengungsi akibat banjir kali ini. Bahkan banjir juga memutus jalur alternatif Surabaya-Kediri.

Enam desa yang terendam meliputi Desa Catakgayam, Selorejo, Menganto, dan Mojowarno yang berada di Kecamatan Mojowarno. Dua desa lainnya terletak di Kecamatan Mojoagung yaitu Desa Kademangan dan Desa Janti.

(dk)