Rapat Perencanaan Pembangunan Perumahan 2017. (Foto: dirjenperumahan)
Rapat Perencanaan Pembangunan Perumahan 2017. (Foto: dirjenperumahan)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, –  Sedikitnya 128.836 unit bakal dibangun untuk perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di anggaran 2017. Peningkatan target itu terkait rencana pembangunan perumahan dan kawasan pemukiman MBR yaitu 13.253 Rumah Susun, 5.083 Rumah Khusus, 110.000 unit Rumah Swadaya, dan14.000 unit PSU.

“Sekarang ini yang kita lakukan merupakan target, sifatnya itu harus fungsional atau suatu sistem yang saling terkait. Integritas dan kredibilitas adalah cermin, jangan sampai integritas dan loyalitas hilang di luar organisasi,”kata Dirjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanuddin ketika Rapat Rencana Kegiatan 2017 dan Rencana Program 2018 Kementerian PUPR kepada para SNVT (Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu) di Gedung Utama Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Jakarta, belum lama ini.

Menurut Syarif, Backlog atau ketersediaan rumah tinggal dibandingkan permintaan akan kebutuhan rumah, merupakan permasalahan harus segera diatasi. Bahkan, masyarakat sangat perlu adanya pembangunan perumahan agar mempunyai rumah yang bisa dianggap layak untuk dihuni oleh MBR.

“Pembangunan tidak harus dimana saja, Rumah Khusus serta Swadaya itu pembangunannya lebih ke Timur dan Rumah Susun itu ke Barat itulah berkeadilan karena jumlah penduduk itu lebih banyak di Jawa Barat dan yang butuh peningkatan-peningkatan itu lebih banyak di daerah Timur ,” papar Syarif.

Selain itu, Syarif mengkaui persoalan sangat penting bahwa sekarang merupakan keluarga besar Kementerian PUPR didalam menjalankan visi dan misi pemerintah pusat.

Sehingga para SNVT daerah  terlihat dalam rapat kerja ini haruslah mencerminkan karakter Kementerian PUPR. Tujuan dari diadakannya rapat kerja supaya bisa lebih mengenal tujuan dan tugasnya masing-masing.

Lebih lanjut dikatakan Syarif, rapat kerja sangat berpengaruh bagi para pegawai, jangan hanya fokus dan paham hanya di satu organisasi saja.

“Dengan adanya rapat kerja ini saya harap kita semua tetap menjaga kekompakan dan jalin silaturahim yang lebih erat karena kita semua bersaudara dan merupakan satu bagian dari keluarga,” pungkas Syarif.