Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Untuk mewujudkan impian untuk bisa memiliki sebuah hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sangat diharapkan. Sayangnya, kondisi penghasilan yang pas-pasan, keinginan tersebut harus tertunda. Lebih parahnya lagi, hal itu berlangsung terlalu lama. Apabila faktu itu benar, sulit rasanya mewujudkan generasi milenial sekarang ini bisa memiliki rumah.

Pasalnya, harga hunian terus meroket setiap tahunnya. Jika tidak gerak cepat, maka harganya akan semakin tak terjangkau oleh penghasilan. Apalagi, saat ini rata-rata penghasilan para pekerja swasta banyak yang masih di angka Rp 3 jutaan per bulan. Apakah dengan penghasilan tersebut bisa mewujudkan impian memiliki rumah.

Perencana Keuangan, Devi Indiani mengatakan, mereka yang memiliki penghasilan sebesar itu masih bisa memiliki rumah. Dengan catatan, rumah yang mereka cicil tidak lebih dari angka cicilan sehat untuk keuangan yang sebesar 30 persen dari gaji. “Ada klien itu rata-rata gaji mereka 3,3 juta, nah kalau untuk dicicil sehat itu palingan Rp 1,2 juta,” papar Devi saat ditemui di Kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, baru-baru ini.

Selain itu, Devi menyarankan agar para kaum milenial bisa membeli rumah dengan menggunakan skema KPR subsidi yang ditawarkan oleh perbankan. Sebab, skema tersebut tawarkan kepemilikan rumah dengan cicilan yang ringan. “Tapi kalau mereka gaji segitu kan bisa ngambil KPR subsidi jangan komersil, karena gaji mereka masih di bawah Rp 4 juta. Kalau ambil skema itu palingan cicilan bisa di bawah Rp 1 juta,” jelas Devi.

Meski tidak mewah, lanjut Devi, paling tidak pada kaum milenial bisa memiliki hunian sendiri. Mereka pun tidak akan bingung dengan tempat tinggal saat telah menikah. Disamping itu, para generasi micin ini pun juga tidak perlu khawatir dengan harga rumah yang terus meningkat setiap tahunnya. “Mungkin bukan rumah impian lah, tapi paling tidak mereka punya tempat tinggal sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu, Pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018, dinilai akan memberikan peluang besar bagi MBR untuk beli rumah subsidi. Apalagi untuk mewujudkan impian bisa beli rumah yang layak kisaran ratusan juta bukan hal yang mudah di sejumlah kota penyangga.

Salah satunya yaitu, Metro Residence yang menawarkan sejumlah fasilitas dan model rumah sesuai dengan keinginan pasar di era kids jaman now. Diantaranya, Bougainvillea type 55/90, Azallea Type 45/90, Dahlia Type 79/90, Euthalia Type 69/144, Fiorella Type 96/147, Lavender B Type 36/90, Carnation Type 49/90, Edelweis Type 62/105, Rose Type 99/105, dan Flamboyant Type 84/90.

Hunian Metro Residence ini bakal hadir di booth No.106 pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018 pada 03 – 11 Februari Jakarta Convention Center (JCC) Senayan,  dilengkapi sejumlah fasilitas untuk anak bermain, belajar, dan bersosialisasi dengan lingkungan serta sarana olahraga. Untuk mendapatkan unit rumah ini, bisa juga melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan uang muka 10% dan sisanya dapat diangsur 5x per bulan.

Kendati Pemerintah optimis industri properti tahun 2018 akan membaik seiring kondisi perekonomian saat ini, namun program fasilitas pembiayaan properti juga masih akan ditingkatkan lagi. Tercatat sampai dipenghujung tahun 2017 lalu, diperkirakan KPR Bersubsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah menyasar 21.000 unit rumah, Subsidi Selisih Bunga (SSB) untuk 140.000 unit rumah, dan Bantuan Uang Muka (BUM) 160.000 unit rumah.