Tips Mencari Pameran Properti Sesuai Dompet
Pameran Properti (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Agar calon konsumen tak merasa kecewa ketika ingin membeli berbagai jenis produk properti sangat dibutuhkan kejelian untuk memilih pameran properti.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari dampak kerugian dan penyelasan bagi konsumen itu sendiri. Investasi properti memang sudah menjadi daya tarik bagi investor yang menginginkan penghasilan tiap bulan dari hasil investasinya.

Oleh sebab itu, dibutuhkan kejelian dalam memilih pameran properti yang jelas dan pasti. Sejumlah investasi pada umumnya, properti memberikan solusi yang tidak membuat pemilik merasa khawatir dengan kondisi keuangan.

 

Properti yang dipamerkan itu meliputi rumah hunian dan apartemen. Karena rata-rata yang banyak peminat dalam properti adalah rumah hunian.

Untuk memanfaatkan pameran seperti Indonesia Property Expo (IPEX), Anda dapat melakukan beberapa tips agar dapat properti yang sesuai kebutuhan.

Persiapkan Budget

Biasanya developer membangun melalui berbagai jenis pilihan proyek yang siap dijual ke konsumen. Bahkan developer telah menyiapkan berbagai macam tipe rumah. Bahkan harga setiap tipe rumah sangat bervariasi.

Oleh sebab itu, Anda bisa mempersiapkan budget sesuai kemampuan isi kantong Anda, serta memilih tipe rumah yang ingin dibeli.

Bila memang belum mengetahui secara pasti harga rumahnya, setidaknya Anda telah mempersiapkan budget yang sekiranya sesuai tipe rumah yang ingin dibeli.

Menentukan Lokasi Rumah

Selain itu, menentukan lokasi rumah juga dirasakan sangat penting. Sebelum membeli properti rumah tentu berkaitan dengan tempat bekerja Anda dan pasangan, bila memang sama-sama bekerja.

Namun jika hanya Anda saja yang bekerja, pastikan bahwa rumah yang dibeli bisa untuk tetap berkumpul. Intinya menentukan lokasi yang disetujui keluarga memang penting sebelum membeli rumah.

Kemudian lokasi strategis pembangunan properti memang disiapkan sejak awal oleh developer. Hal ini agar konsumen membeli rumah berada dilokasi yang bagus. Diantaranya seperti berada didekat pasar, pom bensin, jalan raya, sekolah, masjid dan lainnya.

Pilih Rumah Bukan Inden

Langkah selanjutnya yaitu menentukan dua jenis rumah yang ditawarkan developer. Diantaranya, rumah jadi dan rumah yang belum jadi. Khusus untuk rumah yang belum jadi, biasanya ditunjukkan itu berupa sketsa rumah yang akan dibangun.

Kemudian cara memesan rumah belum jadi ini biasa disebut sebagai inden. Artinya inden tentu memesan sebelum rumah terbangun nyata.

Lebih baik tidak untuk membeli rumah secara inden. Memang harga bisa lebih murah. Walau memberikan sketsa dengan bagus, namun hal itu belum menjadi kenyataan. Kendati developer terpercaya akan membangun sesuai sketsa. Tetap saja belum ada kepastian produk nyatanya.

Berikutnya bila membeli rumah secara inden, tentu disarankan melalui sistem yang dipakai adalah sistem DP. Ini yang dianjurkan, karena sesuai prinsip jual beli barang pemesanan pada umumnya. Ketika barang belum jadi, tentu bisa dengan sistem DP bahkan tidak perlu membayar DP.

Tidak kalah penting, memilih developer terpercaya lebih penting daripada sistem harga yang ditetapkan ketika memilih cara inden dalam membeli properti.

Ketika developer dipercaya dalam hal kemampuan membangun properti, tentu pembangunan rumah yang dipesan akan sesuai dengan sketsa yang sudah dibuatnya.

Siapkan Berkas

Khusus dalam membeli rumah melalui cara KPR, tentunya harus menyediakan berkas pribadi lengkap agar segera dilakukan proses. Biasanya berkas yang utama untuk karyawan adalah Slip gaji asli (berstempel perusahaan), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Buku rekening tabungan selama 3 bulan terakhir.

Memang terkesan rumit, bagi wiraswasta yang belum memiliki surat legalitas seperti SIUP. Namun pihak developer biasanya akan membantu calon konsumen mengurus bila memang wirasuwasta belum memiliki dokumen yang dibutuhkan.