Tersedia Area Bermain, Jangan Takut Bawa Anak Ke Pameran
Area Bermain Anak di Hall B (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Jalan keluar rumah hal yang paling dipikirkan oleh keluarga yang sudah mempunyai anak tentu saja si kecil. Jangan khawatir di Pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) tersedia area bermain. Anda tidak perlu berfikir dua kali untuk mengajak buah hati sambil mencari properti di JCC Senayan.

Pameran ini berlangsung mulai tanggal 11-20 Agustus 2017 pukul 10:00 sampai 22:00. Tidak perlu takut untuk datang, pasalnya masuk pameran IPEX gratis sampai puas Anda menemukan dan transaksi properti.

Free Shuttle juga tersedia bagi pengunjung yang ingin pergi ke beberapa tempat sesuai rute yang ada.

Perlu diketahui, Sedikitnya terdapat 200 stand properti sebagai peserta dilibatkan untuk meriahkan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2017 yang dirangkai melalui IPEX.

Peserta pameran yang terdiri dari 117 stand pengembang komersil dan 83 stand pengembang properti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Ajang promosi dan transaksi properti yang dirangkai dalam peringatan Hapernas tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pada Jum’at (11/8/2017) kemarin.

Pameran properti menampilkan 845 proyek rumah layak huni tersebut sekaligus mendukung program satu juta rumah yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Indonesia Properti Expo yang tertajuk ‘Rumah Layak Huni Menuju Masyarakat Sejahtera’ menyuguhkan 17 layanan kemudahan. Subsidi bunga pengembang merupakan join promo antara Bank BTN dengan pengembang sehingga menciptakan suku bunga menarik yang dapat ditawarkan kepada masyarakat konsumen.

Kemudian, setiap pengunjung memiliki kesempatan ikut undian berhadiah berupa 1 unit mobil serta beragam hadiah menarik lainnya. Selain gratis tiket masuk, pengunjung bisa membuka rekening tabungan di layanan Bank BTN langsung dapat sejumlah saldo.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyinggung masalah pemberian subsidi pemerintah untuk program pembangunan perumahan rakyat.

Menurut Presiden Jokowi, terhitung sejak 2015 sampai 2019 subsidi dan belanja untuk perumahan kurang lebih Rp74 triliun dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Ini sebuah angka yang tidak kecil, meloncat sangat tinggi sekali, yang mustinya pergerakan di properti ini akan kencang mustinya,” ujar Presiden Jokowi.

Kemudian ada subsidi juga Fasilitas Likuiditas Pembangunan Perumahan (FLPP), yaitu subsidi pemerintah kepada masyarakat yang menginginkan untuk bisa membeli rumah dengan harga yang baik, tidak terbebani oleh bunga. Juga ada subsidi SSB (subsidi selisih bunga) juga ada, disubsidi 7 persen dari bunga yang ada, kurang lebih berarti masyarakat juga hanya membayar kurang lebih 4 sampai 5 persen bunganya. “Ini kan kecil sekali,” terang Presiden RI Jokowi.