• Inapex

    Ternyata, Masih Ada Harga Rumah di Bawah Rp 1 Miliar di Kawasan Elite?

  • Oleh
  • Kamis, 09 Nov 2017
  • Permata Graha Land menyediakan hunian eksklusif dengan harga Rp 900 jutaan . (Foto: https://www.pexels.com)

     

    JAKARTA, INAPEX.co.id – Banyak orang berpikir untuk mendapatkan rumah yang agak murah di kawasan elite seperti di Jakarta dan kota besar lainnya, menjadi sebuh impian belaka. Hal ini di karenakan, harga properti di kawasan itu sudah melambung tinggi. Harga perumahan di kawasan semacam ini usdah mencapai miliaran rupiah.

    Pemikiran semacam itu, dinyatakan CEO Permata Graha Land, Frendcis Halim, bahwa tidak selalu benar. Pernyataan itu dibuktikan dengan adanya kawasan elite di sisi utara Jakarta, yaitu Kelapa Gading.

    Dikawasan elite ini, menurut Frendcis Halim, masih terdapat perumahan dengan harga yang terjangkau di bawah satu miliar rupiah.

    “Pengembang Permata Graha Land menyediakan hunian eksklusif dengan harga Rp 900 jutaan per Unit di Perumahan Permata Gading Residence. Harga tersebut terbilang murah mengingat kawasan Kelapa Gading telah berkembang pesat dan memiliki NJOP yang terbilang fantastis mencapai Rp 25 juta per meter persegi,” kata Frendcis Halim.

    Permata Graha Land hingga sekarang ini, lanjutnya, sudah membangun 180 unit hunian dan 20 kawasan komersial. Pembangunan hunian tersebut untuk menjawab kebutuhan masyarakat atas tempat tinggal dengan fasilitas lengkap, lokasi yang strategis dan harga di bawah pasaran. “Kami ingin masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mendapatkan hunian,” ujar dia.

    Baca Juga :
    Hentikan Alokasi Lahan untuk Mendongkrak Harga Properti, Ini Kebijakan BP

    Dengan konsep hunian ekslusif dan strategis ini, diharapkan Frendcis Halim, dapat menarik minat konsumen properti di Jakarta dn sekitarnya. Adapun target pemasaran perumahan ekslusif ini adalah keluarga muda. Dengan total luas area 3,8 hektar ini menawarkan harga yang cukup terjangkau untuk sebuah hunian ekslusif di ibu kota.

    “Sebelumnya kami sudah memasarkan tahap 1 dan 2, yang terjual habis hanya dalam waktu 4 jam saja,” pungkas dia.

     

    (Cipto)