• Inapex

    Tahun Depan Beli Hunian, Bunga KPR/KPA Akan Turun Hingga 1 Digit

  • Oleh
  • Selasa, 24 Okt 2017
  • Menunda Beli Rumah, Penyesalan Datang Belakangan

    Ilustrasi (Foto: dok.inapex)

     

    JAKARTA, INAPEX.co.id – Waktu yang tepat, tahun depan beli hunian, bunga KPR/KPA akan turun hingga 1 digit. Hal ini disampaikan Direktur Utama Bank BTN Maryono, bahwa akan terus menurunkan tingkat bunga tersebut hingga di angka single digit seperti yang diharapkan pemerintah untuk menggairahkan bisnis properti.

    Sejak awal tahun 2017 ini Bank BTN memberlakukan bunga promo 9,5 persen untuk penyaluran KPR/KPA baru.

    “Jadi kita sudah single digit. Selanjutnya nasabah-nasabah KPR lama yang bunganya masih tinggi secara bertahap juga akan diturunkan. Sementara ini untuk nasabah baru dulu yang kita berlakukan single digit,” jelasnya setelah pemaparan kinerja Bank BTN kwartal III 2017 di kantor pusat Bank BTN Jakarta, Senin (23/10).

    Menurutnya, terdapat potensi pasar yang begitu besar dari penyaluran KPR perumahan terutama untuk segmen rumah murah.

    Selama ini Bank BTN adalah bank penyalur utama KPR bersubsidi (rumah tapak). Maryono mengatakan melalui kerja sama perusahaan BUMN yang mengembangkan proyek hunian vertikal dengan konsep transit oriented development (TOD) di sejumlah stasiun, BTN akan menambah potensi penyaluran KPR/KPA tersebut.

    “Kita merupakan penyalur terbesar rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan gaji maksimal Rp.4 juta (rumah tapak). Sekarang potensi itu bertambah untuk penyaluran kredit rumah susun (KPA) di proyek TOD dengan maksimal gaji debitur Rp.7 juta per bulan yang potensinya sangat besar,” paparnya.

    Executive Vice President Non Subsidized Mortgage Lending Division Bank BTN, Suryanti Agustinar mengatakan bahwa bunga counter rate senilai 9,5 persen berlaku untuk nasabah baru dengan tenor satu tahun pertama. Setelah itu akan diberlakukan bunga floating yang kini telah mencapai 12 persen dan paling tinggi 13,75 persen.

    Baca Juga :
    Agar Tidak Ribet Saat Ajukan KPR? Begini Langkahnya

    Bank BTN juga mempunyai program fixed rate untuk nasabah baru dengan kriteria tertentu. Bunganya 8,5 persen, 9 persen, 9,5 persen, dan 10,25 persen masing-masing untuk 1 – 4 tahun tahun pertama.

    “Jadi bunga kami cukup beragam. Bahkan untuk pekerja BUMN bisa mendapatkan special rate delapan persen per tahun fixed (tetap) tiga tahun dan sembilan persen per tahun fixed lima tahun. Yang masih kena bunga 13,75 persen menjadi prioritas kami untuk menurunkannya. Pasti akan turun,” imbuhnya.

    Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, proyek apartemen di Depok dengan menjual potensi kampus sebagai pasar untuk menjamin pengembalian investasinya.

    Peluang ini dilihat PT Adhi Persada Properti (APP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang tengah mengembangkan Grand Taman Melati Margonda (GTMM) 2 di Jalan Raya Margonda. Mulanya proyek ini disebut Taman Melati Margonda meliputi 800 unit, kemudian diluncurkan tower kedua GTMM (507 unit), dan sekarang GTMM 2 mencakup 939 unit.

    Project Manager Property GTMM 2 Elvira Wigati mengatakan bahwa proyek ini dikembangkan menyusul kesuksesan dua menara GTMM.

    “GTMM 2 merupakan kelanjutan sukses dua menara yang sudah kami bangun dan saat ini 100 persen telah terhuni itu. Kami melihat market mahasiswa di Depok sangat besar, sekurangnya ada 20 ribu mahasiswa baru setiap tahun yang masuk UI. Belum di kampus lain di sekitarnya,” tuturnya melalui siaran pers di Jakarta, Senin (23/10).