• Inapex

    Sudut Positif, Saat Pengajuan KPR Ditolak Bank

  • Oleh
  • Rabu, 15 Nov 2017
  • Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

     

    JAKARTA, INAPEX.co.id – Tak sedikit, masyarakat saat pengajuan kredit rumah atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang telah direncanakan susah payah, ditolak seketika oleh pihak bank.

    Kendati demikian, jika dilihat dari sudut positif, ditolaknya permohonan kredit rumah ialah Anda memiliki pengalaman yang bisa jadi menjadi pelajaran tambahan di kemudian hari.

    Sekaligus menjadi wadah instropeksi diri untuk menilai apa saja kekurangan yang dimiliki.

    Adapun untuk Anda yang baru saja akan mengajukan permohonan KPR, ketahui empat dasar alasan kuat yang sering dijadikan pedoman bank untuk menolak pengajuan kredit.

    1. KURANG BERKUALITAS

    Dalam urusan KPR, sertifikat dan rumah yang dicicil merupakan jaminan atau agunan bagi bank. Oleh sebab itu, jika jaminan tersebut kurang layak maka bank tidak akan mau mengalirkan dana kreditnya.

    Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 18/16/PBI/2016, dijelaskan bahwa nilai jaminan untuk KPR rumah tapak yakni di atas 70 meter persegi, dengan maksimal 85% dari nilai jaminannya. Bila di luar dari ketentuan tersebut, umumnya bank akan langsung menolak atau jika diperlukan meninjau ulang pengajuan kreditnya.

    1. MASA KERJA

    Sejumlah bank biasanya memberikan persyaratan yang sangat ketat kepada setiap pemohon. Bagi Anda yang berstatus karyawan, bank akan memberi syarat sudah bekerja atau menjadi karyawan tetap selama dua tahun.

    Baca Juga :
    Ini Cara Bikin Nyamuk Tidak Betah di Rumah

    Bila masa kerja belum dua tahun, Anda harus menyertakan surat keterangan kerja/SK pengangkatan dari kantor sebelumnya sehingga masa kerja Anda genap/melampaui dua tahun. Pada dasarnya, bank lebih mudah menyetujui pemohon dengan masa kerja minimal dua tahun.

    1. TIDAK MENYAKINKAN

    Siapa sangka keberhasilan atau kegagalan pengajuan KPR Anda ditentukan dari performa Anda sendiri pada saat bertemu pihak bank. Pihak bank lebih senang bila calon debitur berbicara sopan, jujur saat wawancara dan tak berbelit-belit, serta berpenampilan rapi.

    Tidak hanya itu, yang terpenting ialah performa Anda sebagai calon debitur. Bila memiliki catatan kredit macet, seperti cicilan kendaraan, dan lain-lain, akan sangat sulit untuk memperoleh cicilan dari bank.

    Perlu diketahui, semua data dan catatan cicilan Anda tercatat oleh Bank Indonesia dan dapat diakses oleh semua bank.

    1. BUKAN REKANAN

    Sebaiknya, carilah perumahan yang pengembangnya telah bekerjasama dengan bank pemberi KPR incaran Anda. Tujuannya tentu saja agar permohonan kredit lancar.

    Tidak hanya itu, cari tahu lebih banyak tentang pengembang misalnya sudah berapa lama berdiri, proyek apa saja yang pernah dikembangkan, serta masalah hukum apa yang pernah dihadapi. Semakin buruk reputasi pengembang, maka semakin besar kemungkinkan kredit Anda ditolak.