Sebentar Lagi, Keliling Jakarta Cuma 75 menit
Memantau seluruh Jakarta (Foto: smartcityjakarta)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Jakarta Smart City menargetkan pada 2025 atau delapan tahun mendatang, masyarakat bisa keliling Jakarta hanya 75 menit.

“Kami sendiri di Jakarta Smart City mendukung mobiliotas cerdas dengan memanfaatkan waktu ke tempat tujuan lebih efisien. Tujuan kami pada 2025 dari berbagai arah di Jakarta hanya 75 menit menggunakan transportasi publik,” tutur Kepala Unit Pengelola Jakarta Smart City Setiaji kepada pers, di Jakarta, Rabu (1/2).

Oleh sebab itu, Jakarta Smart City Setiaji sudah mendukung pihak-pihak terkait agar dapat merealisasikan hal ini khususnya pengelola transportasi publik layaknya Transjakarta.

Setiadji menyadari, bila hanya sisi aplikasi atau teknologi yang ditingkatkan maka hal ini tidak mungkin terjadi.

“Pemberian informasi perlu tetapi juga penting ada perbaikan infrastruktur, penyediaan infrastruktur, sterilisasi jalur, menambah kapasitas bus, dan juga harapan kami ke depannya mengurangi transaksi kontan,” papar Setiaji.

Perlu diketahui Jakarta Smart City bekerjasama dengan TRAFI Indonesia dan Transjakarta sebagai mitra penyedia informasi transportasi publik secara terpadu.

Hal tersebut dilaksanakan untuk mengakomodasi banyaknya warga Jakarta untuk beralih memakai transportasi publik seiring dengan perkembangan teknologi.

Kerja sama TRAFI dengan dua lembaga Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ini sebenarnya telah dimulai setahun lalu sehingga pengumuman tersebut membuat kerja sama itu masuk ke tingkat yang lebih strategis lagi.

“Kami merasa terhormat telah ditunjuk sebagai mitra bagi Jakarta Smart City dan aplikasi pendukung untuk Transjakarta,” jelas Country Manager TRAFI Indonesia, Dimas Dwilasetio.

Jakarta Smart City dan TRAFI Indonesia akan berkolaborasi terkait data sharing untuk kebutuhan analisis pola penggunaan transportasi umum guna pengembangan kebijakan dan perencanaan Jakarta lebih lanjut.

“Hadirnya TRAFI diharapkan dapat mewujudkan konsep Smart Mobility yang menjadi salah satu dari 6 pilar Jakarta Smart City, di mana warga dapat dengan mudah mengakses transportasi publik khususnya Transjakarta,” tutur Setiadji.

Sedangkan bersama Transjakarta, TRAFI akan bekerja sama dalam pengembangan sistem teknologi dan operasional.

Tidak hanya itu, juga akan dilakukan pengembangan jadwal informasi penumpang di halte Transjakarta yang menampilkan estimasi keberangkatan bus Transjakarta secara real time.