JAKARTA, INAPEX.co.id – Banjir merupakan musibah yang tak dapat terhindar, ketika intensitas hujan terus mengguyur disejumlah wilayah. Namun, jika banjir tersebut sering menimpa diarea pemukiman pasti akan menampah pusing karena harus direpotkan dengan membersihkan rumah dari lumpur yang ikut masuk pada beberapa ruangan.

Kendati demikian, tiba saatnya harus menentukan sikap yaitu pindah rumah ke lokasi hunian yang lebih aman dan terbebas dari banjir. Oleh karena itu, sebagai solusi terbaik wajib berkunjung ke pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) mulai 3 – 11 Februari 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Melalui pameran properti ini, banyak pilihan hunian yang dipasarkan pengembang perumahan dilokasi yang asri dan bebas banjir. Apalagi, membaiknya kondisi perekonomian yang terus membaik dijamin akan meningkatkan nilai investasi.

Kemudian, hunian bebas banjir diketahui memang jadi salah satu pertimbangan utama bagi para konsumen properti. Untuk sejumlah pusat kota, banjir merupakan sebuah musibah yang telah dianggap biasa seperti ‘tamu tahunan bahkan bulanan’.

Kemudian berbagai upaya Pemerintah telah mencari solusi diantaranya membuat sodetan di beberapa sungai. Sodetan tersebut dibuat dari pipa besar masing-masing berdiameter dalam 3,5 meter dan diameter luar 4,05 meter. Memilih rumah bebas banjir akan sangat mudah jika mengincar wilayah premium. Akan tetapi faktanya, kawasan terpopuler disejumlah pusat kota juga pernah dilanda banjir.

Vice President PT Adhouse Clarion Events, Igad Permana mengatakan bahwa kawasan prestise juga tak menjamin hunian yang menjadi pilihan terhindar dari genangan air.

“Kuncinya adalah riset. Oleh karena itu, sebelum membeli rumah penting untuk memastikan apakah kawasan ini pernah dilanda banjir. Tanyakan hal ini kepada Rukun Tetangga/Rukun Warga setempat. Kalau perlu, tanya beberapa tetangga sekitar untuk mengonfirmasi kebenarannya,” jelas Igad Permana.

Bahkan melalui riset tersebut juga diketahui berbagai informasi diantaranya tentang perbandingan harga properti hingga lokasi hunian bebas banjir. Apabila membeli rumah dari pengembang (developer), disarankan mencari cluster dengan konsep saluran airnya telah tertutup.

“Hindari klaster yang gorong-gorong di depan rumahnya masih menganga. Selain untuk tujuan estetika kompleks huniannya, selokan yang tertutup mencegah sampah masuk ke saluran air, baik disengaja maupun tidak disengaja oleh penghuninya,” jelasnya.