• Inapex

    REI Ingin Terlibat Pembangunan Rumah Program DP Nol Rupiah

  • Oleh
  • Kamis, 11 Jan 2018
  • ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

     

    JAKARTA, INAPEX.co.id – Organisasi Real Estat Indonesia (REI) yang ingin terlibat dalam penyediaan rumah melalui program DP Nol Rupiah atau kredit hunian tanpa uang muka, ternyata mendapat sambutan antusias dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.  “Mereka ingin ikut berpartisipasi di rumah DP nol rupiah. Tentunya kami terima dengan tangan terbuka,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

    Lebih lanjut Sandiaga Uno menjelaskan, melalui program DP Rumah Nol Rupiah Pemerintah Provinsi DKI berupaya merealisasikan dengan konsep hunian dikawasan transit terpadu atau Transit Oriented Development (TOD).  “Kami sampaikan (kepada REI) bahwa proses pembentukan TOD berkaitan dengan DP nol rupiah ini sedang berlangsung,” katanya.

    Menurutnya, keterlibatan REI pada realisasi program janji kampanyenya tersebut akan mendorong percepatan pembangunan hunian murah di DKI Jakarta. Sandiaga menambahkan, berdasar perhitungan REI, dalam satu hari misalnya, keterlibatan pengusaha anggota organisasi tersebut bisa mendorong pembangunan 3 lantai untuk rumah susun. “Jadi kalau misalnya kita melihat pembangunan ini, total rumah susun yang 16 lantai lebih itu bisa dibangun dengan cepat,” tambahnya.

    Sementara itu, masih dikatakan Sandiaga, untuk merealisasikan menyediakan hunian tanpa DP bagi warga Jakarta REI bisa menggunakan skema Build Operate and Transfer (BOT). Tapi, REI harus bergabung terlebih dahulu ke dalam Badan Layanan Umum Daerah yang dibentuk Pemprov DKI untuk melaksanakan program DP 0 rupiah tersebut.

    Baca Juga :
    Proyek LRT Terus Dikembangkan Capai Target, Ini Penjelasan Adhi Karya

    Kemudian, Badan Layanan Umum Daerah itu dibentuk Pemprov DKI untuk menyediakan hunian dengan DP 0 rupiah yang sejenis konsep program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program FLPP merupakan bantuan pembiayaan rumah murah yang berada di bawah kendali Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    Badan Layanan Umum Daerah tersebut tersebut, menurut Sandiaga, akan terdiri dari tiga BUMD, yakni PD Sarana Jaya, PD Pasar Jaya dan Jakarta Propertindo.  “Kami akan melaunching (BULD) insya allah tanggal 18 Januari 2018. Pertama atas inisiatif dari PD Sarana Jaya, yaitu launching rumah DP nol,” ujarnya.

    Program DP Rumah nol rupiah merupakan salah satu janji kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta 2017. Banyak pihak sempat mempertanyakan janji kampanye ini karena kemungkinan realisasinya yang kecil sebab harga lahan di ibu kota yang selangit.

    Namun, soal DP nol persen ini, selama kampanye, Anies mengatakan bahwa nantinya Pemprov DKI akan memberikan fasilitas kredit khusus untuk DP perumahan. Fasilitas itu akan disediakan oleh Bank DKI, dan masyarakat bisa mencicilnya selama enam bulan, sehingga bisa terkumpul dana yang mencukupi untuk DP rumah sebesar 10 persen.