• Inapex

    Perumnas Ditugaskan bangun Rumah Untuk MBR

  • Oleh
  • Senin, 05 Sep 2016
  • Perumnas Ditugaskan bangun Rumah Untuk MBR

    Syarif Burhanuddin.

    JAKARTA, News.RumahRei.Com, – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menugaskan Perumnas untuk mengelola perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Indonesia.

    Sebelum penugasan tersebut, Kementerian PUPR akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait lainnya guna pembahasan lebih lanjut.

    “Hasil-hasil pembangunan perumahan di Indonesia butuh pengelolaan dan Kementerian PUPR berencana memberikan penugasan secara teknis pada Perumnas untuk mengelola perumahan khususnya perumahan untuk MBR,” kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin ketika rapat koordinasi bersama jajaran Direksi Perumnas di Kantor Perumnas, Jakarta, Senin (5/9).

    Lebih lanjut dikatakan Syarif, penugasan teknis Perumnas sebagai lembaga atau badan yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 1/2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Undang-undang Nomor 20/2011 tentang Rumah Susun cukup didasari dengan Keputusan Menteri PUPR.

    “Kami berkonsultasi dengan Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) dan prinsipnya beliau setuju dengan penugasan itu disepanjang tidak melanggar kewenangannya, mengingat Perumnas sebagai salah satu BUMN pemerintah juga berkoordinasi dengan Kementerian BUMN,” katanya.

    Selain itu, masih dikatakan Syarif, sekarang ini draft penugasannya sedang dibuat dan akan segera dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait lainnya seperti Biro Hukum kementerian PUPR, Setneg, BPKP, Kejaksaaan dan Polri.

    Menurutnya, ketika dibentuk, Perumnas juga ditugaskan sebagai mengurus perumahan MBR dan didalam struktur organisasinya terdapat divisi pengelolaan, sehingga selain membangun perumahan, Perumnas juga bisa mengelola rumah-rumah MBR.

    “Jangan dikemudian hari ada persoalan mengingat konsekuensi pendanaan yang harus dilaksanakan secara transparan. Kami juga akan melakukan diskusi internal untuk menetapkan jenis-jenis penugasan teknis itu, apakah untuk rumah tapak atau sekaligus rumah susun sewa,” tegasnya.