IPEX 2018 ramai dikunjungi pengunjung. (Foto: dok.inapex)

 

BANDUNG, INAPEX.co.id – Di kota kembang ini, sangat terkenal sebagai tujuan pariwisatanya. Oleh karena itu, tak heran jika pembangunan properti diwilayah tersebut cukup masif. Apalagi, banyak pengembang yang sudah mengincar untuk pengembangan properti di Kota Bandung ini. Salah satunya, Trans Property milik Chairul Tanjung yang akan membangun mixed use bertajuk Trans Park atau PT Kalmar Jaya ingin mengembangkan Easton Park Residence.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, tak kurang dari 17.766 wisatawan yang mengunjungi Kota Kembang itu disepanjang Desember 2017 via Bandara Husein Sastranegara. Angka ini meningkat bila dibandingkan November 2017 yang hanya 15.170 orang. Terus meningkatnya kunjungan wisatawan itu, menjadi pendorong bagi penyedia jasa hospitalitas mengembangkan pasarnya.

Kemudian, The Ascott Limited yang berbasis di Singapura, juga tak mau kalah ikut memanfaatkan peluang tersebut. Melalui bisnis unit apartemen servis, pengembang ini menggandeng PT Maju Usaha Bersama, pengembang The Greko Asia Afrika Bandung. Unit usaha ini bertajuk Somerset Asia Afrika Bandung. “Somerset Asia Afrika Bandung merupakan brand Somerset pertama yang akan dioperasikan di Bandung, dan menjadi yang ketiga yang dikelola dengan brand Somerset di Indonesia,” kata VP Global Ops The Ascott Limited Kenneth Rogers di Jakarta, baru-baru ini.

Dalam portofolionya, sedikitnya ada 136 unit apartemen yang akan dikelola Ascott. Kehadiran apartemen servis ini melengkapi dua properti lainnya yang sudah dikelola Ascott bertajuk Somerset, yaitu Somerset Grand Citra dibuka 1996 silam dan Somerset Permata Hijau yang dibuka sepuluh tahun kemudian.

Somerset Asia Afrika Bandung memiliki empat pilihan akomodasi yang ditujukan untuk kalangan business traveler dan wisatawan, melalui varian studio sampai tiga kamar tidur. Selain itu, disetiap unit dilengkapi dengan beragam fasilitas mewah serta fasilitas penunjang seperti kolam renang dan gym. Kenneth merasa optimis, selain Bali dan Surabaya di kota kembang ini merupakan salah satu pusat pengembangan properti terbaik di Indonesia. “Kami berharap kerja sama dengan Greko terjalin dengan baik, dan bisa berkembang ke depan,” ujarnya.

Direktur Marketing The Greko Asia Afrika Bandung, Djeffry Sutanto menambahkan, service residence ini bisa disewa untuk menginap dalam tempo singkat maupun jangka waktu panjang. Dengan perkembangan pembangunan infrastruktur, Djeffry Sutanto meyakini, jumlah wisatawan yang datang ke Bandung akan semakin besar.

Prediksi tersebut juga dipastikan melalui dampak terhadap tingkat okupnasi Somerset Asia Afrika Bandung itu sendiri. “Ke depan infrastruktur pendukung untuk berkunjung ke Jawa Barat khususnya Bandung semakin lengkap dengan adanya kereta cepat Jakarta-Bandung, Double Dekker Tol Cikampek, dan Bandara Kertajati,” pungkas Djeffry.