Dramaga Bogor, Masih Ada Rumah Minimalis Rp.133 Jutaan
ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Kebutuhan hunian yang sangat besar sementara stok lahan semakin terbatas mendorong tumbuhnya perumahan skala kecil (mini realestat) di sekitar Jakarta. Segmen pasarnya umumnya menengah mulai seharga Rp.300 jutaan.

Salah satu pengembang yang cukup banyak mengembangkan mini realestat adalah Anugerah Sejahtera Group (AS Group). Setidaknya ada Sembilan proyek yang dikembangkan di Serpong-Tangerang Selatan, Bekasi, dan Bogor.

“Kami tengah mengembangkan Jagathi Resort (1,2 ha) di Sentul Selatan, Bogor, dengan investasi Rp.65 miliar. Potensinya sangat bagus karena aka nada pembangunan proyek light rail transit (LRT) di kawasan ini,” ujar CEO AS Group, Benlis Wislon Butar Butar, di Jakarta, belum lama ini.

Perumahan ini terdiri 64 unit berkonsep townhouse dengan view Gunung Salak dan Gunung Pancar. Konsep kawasannya mengusung living in green architecture dengan bangunan satu dan dua lantai. Luas bangunannya 48-120 m2, kaveling 84-200 m2 seharga Rp.1,1 -3 miliar.

Rumah yang yang terjual sebanyak 9 unit, tahun ini targetnya sudah habis. Di dalamnya akan dilengkapi children playground, area barbeque, dan jogging track. Pembangunannya direncanakan selesai dalam dua tahun.

Proyek lain yang dikembangkan adalah De’minimalist Serpong sebanyak 30 unit mulai seharga Rp.300 jutaan. Benlis menyebut rumah yang terpesan sebanyak 27 unit.

Paling banyak lokasinya di Bekasi, antara lain De’ Jatiwaringin, De’ Jatibening, De’ Bekasi Timur, De’ Kalimalang, dan De’ Bekasi Barat. Dua lainnya De’ Golf  Rawamangun di Jakarta Timur dan De’ Cibinong di Bogor.

Selain itu, Anugerah Sejahtera Group (AS Group) mengembangkan proyek perumahan Jagathi Resort di kawasan Sentul Selatan, Bogor dengan nilai investasi sekitar Rp.65 miliar.

Chief Executive Officer AS Group, Benlis Wislon Butar Butar menilai, kawasan Sentul Selatan memiliki prospek yang bagus dengan adanya sejumlah pembangunan infrastruktur.

Salah infrastruktur ini adalah kereta ringan atau light rail transit (LRT) serta Bogor Outer Ring Road (BORR) tahap 2.

“Kawasan Sentul Selatan bertransformasi menjadi kawasan yang dilengkapi kampus internasional, rumah sakit dan termasuk dalam rencana perkembangan infrastruktur,” ujar Benlis melalui keterangan tertulis.

Seperti diketahui, LRT Jabodebek tahap dua sepanjang 41,5 kilometer direncanakan melintasi Bogor dan Bekasi yang merupakan kawasan suburban. Lajur LRT ini dibangun hingga menuju pusat Kota Jakarta di Dukuh Atas dan berlanjut ke Senayan dan Grogol.

Sebelum infrastruktur ini terbangun, Sentul Selatan selalu ramai dikunjungi terutama pada masa liburan atau akhir minggu. Potensi wisata yang ditawarkan mulai dari wisata edukasi, alam, taman bermain dan berbagai hiburan lainnya.