• Inapex

    Kampung Ini Dikenal Tanpa Asap Rokok

  • Oleh
  • Senin, 15 Mei 2017
  • Bupati Karawang Cellica Nurrachadianna memberikan apresiasi terhadap warga di Kampung tanpa asap rokok. (Foto: dok.inapex)

     

    KARAWANG, INAPEX.co.id – Kampung ini dikenal tanpa asap rokok. Pasalnya, Kampung yang memiliki filosofi sebagai kampung satria yaitu sehat aman tanpa rokok indah dan asri merupakan suasana yang dibanggakan bagi para penduduknya.

    Hal tersebut juga terlihat saat Bupati Karawang Cellica Nurrachadianna berkunjung di Kampung Pasir Resik, Desa Parakan, merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tirta Mulya dalam sebuah kegiatan Pelayanan Terpadu Administrasi Keliling (PATEN).

    Disetiap pintu masuk menuju gerbang di kampung itu, terlihat sejumlah tanda larangan merokok terpampang dengan jelas. Sejumlah tanda larangan merokok terlihat dari papan hingga baleho berukuran besar tersebut sangat ditaati bagi para penghuni untuk menjaga kesehatan.

    Warga kampung bebas asap rokok ini, dihuni sebanyak 25 kepala keluarga yang mayoritas memiliki mata pencahrian sebagai hasil bertani. Dalam kehidupan penghuni di kampung ini, terlihat sangat kental dengan budaya bersosialisasi dimalam hari kendati tanpa asap rokok. Kebanyakan, dikalangan pemuda hingga dewasa hanya mengenakan sarung kain sebagai penangkal udara dingin serta menikmati kopi.

    Kepala UPTD Kesehatan Kecamatan Tirta Mulya, Hadi Nugraha membenarkan, mengenai pencanangan Kampung Tanpa Asap Rokok ini merupakan inisiatif Kepala Desa Parakan dan Camat Tirta Mulya serta menggandeng Dinas Kesehatan dan instansi lainnya.

    Berangkat dari rasa keprihatinan terhadap maraknya anak-anak usia dini hingga remaja yang terlihat pencandu rokok, pencanangan kampung bebas asap rokok ini diharapkan bisa meminimalisir kebiasaan tersebut.

    Selain itu, Kepala UPTD Kesehatan Kecamatan Tirta Mulya, Hadi Nugraha, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang juga sering penyuluhan tentang bahaya merokok bagi kesehatan. “Dan Kampung Satria ini adalah kampung tanpa rokok yang baru pertama kali ada di Kabupaten Karawang,”ujar Hadi Nugraha.

    Baca Juga :
    Pasar Apartemen, Pasangan Baru Jadi Target Potensial

    Dikatakan Hadi Nugraha, Pemerintahan Desa Parakan dan UPTD Kesehatan juga bercita – cita agar kampung ini dapat menjadi sebuah destinasi wisata di Kabupaten Karawang.

    Karena, lanjut Hadi Nugraha, di kampung Satria ini terdapat banyak produk khas asli buatan warga masyarakat setempat. Diantaranya, seperti pengrajin keset, pengrajin gantungan kunci dan peternakan bebek yang bisa menjadikan telor asin sebagai bahan oleh – oleh bagi para pengunjung nantinya.

    Ditambahkan Hadi Nugraha, potensi lainnya dari Kampung Satria ini yaitu palawija. Melalui hasil bumi, tentu saja dengan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, bisa dijadikan sebagai taman agrowisata serta diharapkan para pengunjung wisata dapat berwisata memetik langsung hasil kebun berupa pare dan kacang panjang dan hasil kebun lainnya.

    “Jadi, nanti kita tak lagi menjual hasil palawija kita ke luar desa akan tetapi masyarakat atau para pengunjung yang akan memetik langsung palawija yang ingin mereka beli,” jelas Hadi Nugraha.

    Bupati Karawang Cellica Nurrachadianna mengatakan pemerintah selalu mendukung penuh dengan apa yang menjadi cita – cita warga di Kampung Satria ini.

    Bupati Karawang Cellica Nurrachadianna mengucapkan rasa terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada warga masyarakat Kampung Satria yang telah ikut dengan tulus hati berperan serta memajukan kampungnya.

    “Membuat suatu kampung seperti Kampung Satria ini tidaklah mudah, saya ucapkan terima kasih atas peran masyarakat disini serta para tokoh – tokoh didesa ini yang telah memotori pembangunan kampung ini,” ungkapnya.

    Bupati Karawang Cellica Nurrachadianna berharap agar Kampung Satria ini kedepannya mampu menjadi contoh bagi kampung – kampung yang lain di Kabupaten Karawang.

    “Kami mengharapkan juga kampung ini mampu menjadi wahana wisata di kemudian hari yang dapat menarik minat banyak para pengunjung serta meningkatkan perekonomian warga setempat, dan mensejahterakan mereka nantinya,” kata Cellica.