• Inapex

    Investasi Properti Harga Rp.800 Jutaan Mulai Digandrungi Konsumen

  • Oleh
  • Rabu, 24 Jan 2018
  • Ilustrasi. (Foto: inapex)

     

    JAKARTA, INAPEX.co.id – Soal investasi, masyarakat konsumen saat ini semakin menggandrungi disektor properti. Apalagi, disekmen ini sangat rendah resiko serta pasti menguntungkan dibanding investasi lain seperti perdagangan emas, saham maupun pasar uang.

    Kemudian, apa yang diharapkan dari sebuah invesatasi? Sebagai investor sudah pasti berharap mendapat keuntungan dari apa yang di investasikan. Bisnis ini terbilang cukup banyak peminatnya, karena berada pada pangsa pasar yang stabil seperti layaknya investasi tanah.

    Kelebihan dari investasi ini adalah selain harga tanah yang selalu naik, maka harga bangunannya pun akan otomatis ikut naik sesuai kondisi pertumbuhan inflasi. Disamping itu desain dan perawatan yang apik akan semakin menjaga nilai dari investasi tersebut.

    Selain itu, para pengembang melihat hal tersebut dan mereka menyesuaikan pembangunan hunian baru dengan minat masyarakat saat ini. Kebutuhan akses lokasi dan fasilitas pelengkap menjadi penarik minat pembeli. Disamping itu, harga menjadi faktor utama tingkat penjualan properti. Apa saja pilihan hunian yang cocok untuk generasi milenia?

    Tahun ini IPEX Indonesia Property Expo (IPEX) akan kembali di adakan pada 3-11 Februari 2018 di JCC, Senayan. Terdapat 320 lebih peserta yang sudah terdaftar, mulai dari hunian bersubsidi hingga premium. Siapa saja peserta IPEX 2018?

    Berikut daftar pengembang sebagai peserta pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018 yang menyediakan hunian dibawah harga Rp.800 jutaan:

    Gangnam District

    Diketahui, Gangnam District itu terdiri dari 18 tower apartemen, Hotel Louise Kienne, perkantoran dan dua lantai shopping mall serta waterpark. Disampaikan Irwanto, Gangnam District mendapatkan investasi sebesar US$500 juta, dengan sebanyak 18 tower dan investasi tahap awal sebesar Rp1,5 triliun untuk dua tower A dan B. Harga per unitnya dibanderol mencapai Rp289 juta dengan nilai objek pajak Rp5 juta. Pollux juga berikan kemudahan pada program fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Gangnam Districtmelalui delapan bank nasional di Indonesia.

    Green Pramuka City

    Memiliki hunian di lokasi strategis, dengan fasilitas yang lengkap dan nyaman serta memiliki nilai investasi yang tinggi merupakan keinginan setiap orang. Apartemen Green Pramuka City merupakan hunian yang tepat untuk anda. Dengan konsep One Stop Living Environment atau kawasan hunian superblok yang terintegrasi Green Pramuka City menghadirkan konsep hunian terpadu dengan berbagai fasilitas, sarana dan prasarana diharapkan dapat menunjang kenyamanan penghuni maupun calon penghuni Green Pramuka City.

    Parkville

    Park Ville Serpong merupakan perumahan baru 2 lantai di kawasan Serpong. Dengan konsep kawasan ‘Home of a Thousand Flowers’. Rumah-rumah baru di ParkVille ini memiliki sistem smart home, dimana keamanan rumah bisa di pantau melalui smartphone penghuninya. Fasilitas Smart Home ini sangat cocok bagi pasangan muda atau profesional muda yang sedang mencari hunian dengan harga terjangkau di seputaran Serpong.

     

    Pacific Garden Style

    Pacific Garden Style Apartment Berloaksi Di Alam Sutera Hanya Selangkah ke Mall Alam Sutera , Univesitas Binus, Universita Bunda Mulia, New Campus Swiss Germany University , dan Synergi Tower Office dan hanya 5 menit to IKEA , Living wold  menempati area seluas 1,4 Ha, dibangun dengan Konsep mewah, nyaman, aman, hijau dan asri, di mana lebih dari 70%-nya merupakan ruang terbuka sehingga tercipta lingkungan yang sejuk, asri dan nyaman. Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, hunian ini patut menjadi salah satu pilihan investasi properti. Saat ini, tengah dipasarkan Type Studio A dengan Luasan 25 M Dan  2 Bedroom luas 55 M  dan Type Loft.

    Serpong Garden

    PT. Harapan Inti Persada Indah atau disingkat PT. HIPI yang dikenal dengan “Hipiland” melirik wilayah desa Cibogo, kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang bukan tanpa alasan. Wilayah yang lokasinya tepat bersebelahan dengan kawasan kota mandiri BSD Serpong mengalami perkembangan tata kota yang begitu sangat pesat sekali. Tidak hanya itu saja, selain berdampingan / bersebelahan dengan BSD Serpong wilayah ini juga terhubung langsung dengan kawasan kota mandiri lainnya yaitu Gading Serpong dan Paramount Serpong.

    Perumahan seluas+/- 75 hektar yang berada di Jl Raya Serpong-Cisauk ini merupakan proyek keempat PT. HIPI. Proyek pertamanya adalah Persada Depok (14 Ha) yang sudah ludes terjual, kemudian Persada Banten (40 Ha) dan komplek komersial di Jatiuwung, Tangerang (1 Ha).

    Baca Juga :
    Inilah Solusi Untuk Pembiayaan Perumahan Berskala Kecil, Jamkrindo Bikin Mou dengan REI

    Potensi wilayah Serpong dan sekitarnya seperti yang dijelaskan di atas, adalah alasan bagi Hipiland melirik kawasan tersebut. Apalagi, keberadaan stasiun Kereta Api Cisauk yang lokasinya menyatu dengan Perumahan Serpong Garden, yang melayani rute Jakarta – Serpong – Cisauk sejak setahun yang lalu telah menggunakan infrastruktur dan berfasilitas Kereta Api Listrik (KRL) dan lintasan double track, yang membuat jarak tempuh bagi para penumpang yang tinggal di Perumahan Serpong Garden menuju perkantoran yang ada di Jl. Sudirman, Thamrin dan sekitarnya dapat ditempuh dalam tempo waktu +/- 30 menit, sehingga perjalanan menuju dan kembali dari kantor menjadi begitu efektif, efisien, murah, nyaman dan aman. Akhirnya proyek Perumahan Serpong Garden tidak semata-mata dipandang memiliki lokasi strategis, lebih dari pada itu juga memiliki perspektif nilai yang strategis. Sebagai indikatornya dapat dilihat dari nilai investasi dan nilai harga jual yang terus meningkat.

    Grand Depok City

    Dengan luas lahan lebih dari 300 hektar, GDC telah menjadi prospek investasi property terbaik, strategis dan multi akses, seperti terminal Depok, stasiun commuter line Depok, pintu tol Cijago, dan juga rencana tol Depok-Antasari.

    Berlokasi di  Jl. Boulevard Raya Grand Depok City, Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16412 menjadikan hunian ini berada di kawasan premium Kota Depok, membuat Grand Depok City pilihan tepat bagi Anda yang mengutamakan kualitas hidup, serta keseimbangan antara bisnis dan keluarga.

    Grand Depok City juga didukung oleh Depok Fantasy Water Park, Automotive Market, dan barisan area komplek pertokoan. Di sini juga terdapat gedung-gedung perkantoran instansi pemerintah kota, seperti; Kantor DPRD Kota Depok, Imigrasi, pemadam kebakaran dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Depok.

    Tamansari Urbano, Bekasi

    Terintegrasi langsung dengan Stasiun KRL Bekasi, Bersebelahan dengan Summarecon Bekasi, Memiliki fasilitas yang super lengkap, Memiliki lahan parkir yang luas, Berdekatan dengan Asrama Haji dan Islamic Center Kota Bekasi, Investasi yang sangat menguntungkan di Kota Bekasi.

    Apartemen ini berdiri di atas lahan seluas 9.460 meter persegi yang berlokasi di Jalan Pintu Air, Bekasi Barat serta Tamansari Urbano terbagi menjadi tiga tower apartemen. Saat ini proses pembangunan yang berlangsung fokus pada tower pertama dengan tinggi sekitar 24 lantai dan terdiri dari 500 unit apartemen.  Apartemen ini di kelilingi oleh pepohonan hijau yang memastikan Anda dan keluarga merasa teduh jika ingin jogging atau sekedar berjalan-jalan.

    Saat ini, Tamansari Urbano Apartment dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), dimana pengembangan hunian terhubung dengan area pusat pertumbuhan kota melalui layanan transportasi massal, dalam hal ini Commuter Line Jabodetabek.

    Fasilitas yang tersedia pada Tamansari Urbano, yaitu : Kolam Renang, Sky Garden, Komersial Area, Gym Center, Barbeque Area, Bicycle Track.

     

    Konsumen

    Konsumen (foto : gu-buk.net)

     

    Sementara itu, hasil survei pengunjung pameran IPEX 2017 terlihat kebutuhan apartemen di Jabodetabek mencapai 25% pada rentang harga antara Rp.600 juta–Rp1,5 miliar. Vice President PT Adhouse Clarion Events, Igad Permana mengatakan, indikasi perbaikan sudah mulai terlihat sejak hadirnya sejumlah pasokan apartemen kelas menengah dan menengah atas.

    “Sentimen sudah mulai positif, tapi secara transaksi belum ada pergerakan yang signifikan. Sehingga diharapkan pada Agustus 2017 nanti bukan lagi waktunya recovery. Normalnya, per tahun pertumbuhan properti nasional bisa mencapai 12% – 15%. Tapi tahun ini kami memprediksi akan tetap tumbuh meski hanya di bawah 10%,” ujar Igad Permana.

    Selain itu, untuk di awal tahun ini pencari rumah layak huni mencapai 89%. Bahkan tingginya antusias konsumen properti tersebut rata-rata dimanfaatkan sebagai hunian sendiri.

    Lebih lanjut dikatakan Igad Permana, untuk pencari rumah 63%, Apartemen 25%, Ruko 5%, dan pencari kondotel serta villa mencapai 5%. “Presentasi tersebut diakumulasi dari total pengunjung pameran yang terdiri dari kategori pria 64% dan wanita 36%,” paparnya lagi.

    Kemudian, peningkatan angka pencari rumah dari total pengunjung pameran properti tersebut, masih dikatakan yaitu dengan harga bekisar Rp.100 juta – Rp.300 juta mencapai 38%, pencari rumah harga Rp.300 juta – Rp.600 juta mencapai 32%, dan pencari rumah mewah dengan harga Rp.600 juta hingga 1 miliar mencapai 19%.