• Inapex

    Ini Solusi Minimnya Ruangan, Manfaatkan Balkon Apartemen

  • Oleh
  • Selasa, 19 Des 2017
  • Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

     

    JAKARTA, INAPEX.co.id  – Tinggal di apartemen saat ini menjadi budaya untuk pekerja dan hidup di kota-kota besar seperti Jakarta. Dalam 5 tahun ke depan, Indonesia diprediksi akan dibanjiri sedikitnya 250.000 unit apartemen. Sekitar 170.000 unit di antaranya atau 60% merupakan apartemen yang mempunyai daya listrik terbatas dan ruangan minim.

    Sebab, lahan yang kian terbatas, pembangunan hunian mengharuskan rumah dibangun secara vertikal. Konsekuensinya, unit apartemen yang tersedia juga tak seluas rumah tapak pada umumnya. Sedangkan di sisi lain, kebutuhan pendingin udara atau air conditioner (AC) jadi sangat penting.

    “Ruang menjadi sempit, jadi kita bisa maksimalkan fungsi balkon untuk meletakkan outdoor AC (air conditioner atau pendingin ruangan),” papar Senior Project Sales Consulting and Design Daikin Indonesia, Tri Agus Wahyudi, di Jakarta, baru-baru ini.

    Guna memenuhi kebutuhan, misalnya bersantai dan menikmati udara luar, kata Tri, apartemen memang biasa dilengkapi dengan balkon. Akan tetapi, berlokasi di negara tropis dan bersamaan dengan berkembangnya kebutuhan akan AC, balkon jadi tempat untuk meletakkan outdoor AC ini.

    Seperti diketahui, tambah Tri, biasanya 1 unit AC terdiri dari 2 unit komponen, yakni indoor AC dan outdoor AC. Untuk pemakaian di dalam rumah, indoor AC akan menghasilkan hawa dingin sebagai penyejuk ruangan. Sedangkan outdoor AC yang terdiri dari kondensor dan kompresor, menghasilkan suhu panas hingga mesti diposisikan di luar ruangan. “Dalam keseharian masyarakat penghuni apartemen, kebutuhan akan AC bertambah. Tidak hanya pada kamar tidur, AC juga dipasang di ruang tamu,” jelas Tri.

    Apabila memerlukan 2 unit indoor AC, maka total outdoor AC yang dibutuhkan juga sebanyak 2 unit. “Dengan banyaknya unit AC yang digunakan, akan banyak pula unit outdoor AC yang dipasang karena mayoritas masyarakat Indonesia masih menggunakan AC Single Split,” ungkap Sales and Service Director Daikin Industries, Ltd. Yosuke Matsumoto.

    Sedangkan balkon apartemen luasnya sangat kecil. Apabila menempatkan 2 outdoor AC, luasnya menjadi berkurang dan hawa panas yang dihasilkan juga menyengat di area balkon. “Jadi sudah tidak bisa lagi santai-santai di balkon untuk menikmati udara segar, yang ada udaranya malah panas,” imbuh dia.

    Selain itu, tantangan lainnya pemakaian AC di apartemen yakni daya listrik yang terbatas hanya 1.300 watt. Dengan begitu, untuk menyalakan 2 unit AC secara bersamaan tak bisa disertai dengan pemakaian sejumlah peralatan rumah tangga. Adapun kebutuhan penggunaan peralatan rumah tangga seperti oven, setrika, TV, dan kulkas.