Apartemen memiliki prospek bagus. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Hunian vertikal, diprediksi bakal menjadi primadona bagi pengunjung di pameran Indonesia Properti Expo 2017. Apalagi, Indonesia merupakan negara keempat populasi terbanyak di dunia dengan total 52 % penduduknya berada di perkotaan (2014) dan diperkirakan terus meningkat lonjakannya hingga tahun 2030 mendatang.

Berdasarkan data McKinsey Global Institute, penduduk Indonesia yang berada di perkotaan pada 2030 akan mencapai angka 71 persen. Perkotaan dianggap bisa menjadi lokasi yang cocok untuk menambah kemakmuran penduduknya secara menyeluruh.

Kemudian, hunian vertikal atau apartemen yaitu salah satu dari beragam jenis properti yang dinilai paling menguntungkan pada tahun 2017 ini. Permintaan sewa ataupun pembeli apartemen, terbukti semakin tinggi peminatnya.

Dari seluruh subsektor properti, apartemen merupakan salah satu yang bisa dipercaya bakal melejit pada pameran IPEX di tahun ini. Keyakinan itu ditangkap sejumlah pihak seiring dengan kian menyempitnya ruang kosong di daerah perkotaan, serta momentum kebangkitan properti 2017.

Soedirman Zakaria Direktur Utama PT. Adhouse Indonesia Cipta (AIC) mengakui, bahwa dari seluruh sektor properti, apartemen adalah yang paling menarik untuk tema investasi di tahun Ayam Api.

Alasannya cukup jelas, kultur masyarakat Indonesia sekarang ini telah terbuka untuk mulai tinggal di hunian vertikal.
“Kalau ditahun ini mungkin masih ada harga rumah Rp.300 juta sampai Rp.600 juta, tapi banyak pihak memprediksikan di lima tahun hingga sepuluh tahun kedepan tidak ada lagi hunian murah di Jakarta, karena terbentur keterbatasan lahan,” katanya.

Oleh sebab itu, apartemen merupakan sektor yang paling masuk akal untuk berinvestasi melalui pameran Indonesia Properti Expo 2017, pada 11 – 20 Agustus nanti di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Selain harganya masih cukup terjangkau, permintaan hunian jangkung ini juga masih terbilang stabil. Berdasarkan data Colliers Interntional Indonesia, selama beberapa tahun terakhir, tren okupansi pada apartemen di perkotaan tak pernah sekalipun mengalami penurunan yang signifikan. Angkanya cukup konsisten di kisaran 75-80% per tahun.