Pasca pameran IPEX 2018, apartemen Amanah City masih dibanjiri peminat. (Foto: dok.inapex)

 

MAJA, INAPEX.co.id – Tak hanya saat pameran properti berlangsung saja, namun hingga pasca pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018 apartemen ini masih dibanjiri oleh peminat. IPEX yang digelar sejak 3 – 11 Februari 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) lalu, sepertinya masih menjadi momen yang bergulir bagi para pekerja di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bogor yang mendambakan hunian.

Salah satu peserta di IPEX 2018 yakni PT Wepro Citra Sentosa memberi penawaran harga rumah termurah dalam ajang tersebut, yakni seharga Rp 77 juta berlokasi di komplek Amanah City, Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Direktur Marketing Amanah City, Cepi Burhanuddin mengakui, rumah dibandrol Rp 77 juta tersebut adalah tipe 22 dengan lebar tanah 36 meter. “Ini tipe 22/36, jadinya harganya rendah, lokasinya di Maja, hanya 2,5 kilometer dari stasiun Maja,” ujar Cepi di lokasi pameran IPEX 2018 Jakarta Convention Center, Senayan, baru-baru ini.

Pengembang ini juga menawarkan konsep syariah yakni tanpa riba dan tanpa proses Bank Indonesia (BI) checking. Tak hanya itu, dalam kepemilikan rumah konsumen juga ditawarkan pilihan Down Payment (DP) 0 persen, atau dengan cara mencicil Rp 15.000.000 selama 15 kali dan ditambah biaya booking fee Rp 2.000.000. “Setelah enam bulan baru kami kasih kunci. Karena ini inden,” ujarnya.

Sedangkan dari sisi persyaratan, konsumen atau calon pembeli diwajibkan melampirkan beberapa dokumen utama seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kemudian, Kartu Keluarga (KK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Buku Nikah bagi yang sudah mempunyai pasangan.

“Kualitas rumah sudah Standar Nasional Indonesia (SNI), anti gempa, dan kemarin gempa disana (Lebak) kami kokoh, kemarin sudah di lihat kuat, dan kami precast kerja sama dengan PT Pembangunan Perumahan Precast (Pracetak),” katanya.

Sementara itu, pengembang rumah subsidi terlihat sudah mulai memanfaatkan media promosi atau pameran perumahaan untuk memperkenalkan perumahaannya. Saat penyelenggaraan pameran IPEX, 45 persen pengembang menawarkan rumah subsidi.

“Trendnya itu naik. Dulu paling banter 25 persen peserta menawarkan rumah subsidi, sekarang ini mencapai 45 persen,” kata Vice President PT Adhouse Clarion Events Igad Permana di Jakarta, saat ditemui INAPEX.co.id, secara terpisah.

Menurutnya, dibandingkan hanya sekedar melihat daftar dibeberapa listing properti, yaitu mendatangi event pameran perumahaan sebenarnya mempermudah calon konsumen memperoleh informasi produk perumahaan. “Penyelenggaraan IPEX 2018 merupakan salah satu upaya untuk memberikan kontribusi penting serta kemudahan dalam penyediaan hunian bagi masyarakat,” kata Igad.

Pameran ini juga menjadi langkah bagi masyarakat dalam pemanfaatan kredit pemilikan rumah (KPR) dari penyedia fasilitas KPR Bank BTN. “Untuk penyelenggaraan IPEX periode 3 – 11 Februari 2018 ini, kami melampaui target transaksi penjualan rumah mencapai Rp. 6,9 triliun,” pungkasnya.