• Inapex

    Hari Bakti PU ke 72, REI Dapat Penghargaan Mitra Terbaik 2017

  • Oleh
  • Kamis, 07 Des 2017
  • Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ketika menerima audensi dengan pengurus DPP REI. (Foto; PUPR)

     

    JAKARTA, INAPEX.co.id – Dalam rangka Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke 72, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan penghargaan kepada Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) sebagai Mitra Terbaik 2017 atas kontribusi asosiasi pengembang terbesar sekaligus mendukung percepatan program sejuta rumah yang tengah digalakkan pemerintah.

    Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono, kepada Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata, dalam puncak peringatan Hari Bakti PU ke-72 tahun 2017.

    Lebih lanjut dikatakan Basuki Hadimoeljono, dalam satu tahun terakhir ini Kementerian PUPR telah menerima sejumlah perngharagaan dari berbagai lembaga dan media massa terkait komitmen dan sumbangsih. Hal ini berkat dukungan  dan dorongan yang dilakukan REI dalam pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penghargaan dari pemerintah ini, lanjut dia, membuat apresiasi terhadap peran asosiasi tersebut semakin sempurna.

    “Penghargaan dari pemerintah ini menjadi satu kebanggaan dan kehormatan bagi pengurus REI baik di pusat maupun di daerah yang sudah bekerja keras melayani anggota. Juga menjadi persembahan kepada seluruh anggota REI se-Indonesia yang telah bekerja keras berpartisipasi mensukseskan program sejuta rumah untuk rakyat,” kata Basuki Hadimoeljono, dalam siaran pers, baru-baru ini.

    Baca Juga :
    Baja Ringan Langka, Pemerintah Diminta Tinjau Penetapan Bea Masuk

    Penghargaan ini, lanjut pria yang akrab disapa Kang Eman, diharapkan bisa memotivasi seluruh anggota REI di tahun-tahun berikutnya untuk bekerja keras dalam mensukseskan program strategis pemerintah di bidang perumahan rakyat, sekaligus memajukan industri properti.

    “Partisipasi REI dalam mendukung PSR tidak hanya dengan mengejar angka pembangunan rumah subsidi dan nonsubsidi semata, namun juga selalu siap memberikan masukan atas kebijakan pemerintah yang kurang applicable di lapangan,” tandas Soelaeman Soemawinata.

    Selain itu, masih dikatakan Kang Eman, program pemerintah dalam mendorong pasokan hunian dan membantu keterjangkauan masyarakat memiliki tempat tinggal ini terlaksana cukup baik, sehingga pengembang dalam berpartisipasi dengan sungguh-sungguh. “Meski secara bisnis margin membangun rumah subsidi sangat tipis sekali, ini menjadi bagian tugas mulia pengembang bagi bangsa dan negara,” pungkas Soelaeman Soemawinata.