Gondola Jatuh di Intiland Tower, 1 Orang Tewas
Gondola Jatuh di Intiland Tower (Foto: merdeka)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Sebuah gondola yang biasa dipakai untuk membersihkan bagian luar Gedung Intiland Tower di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, terjatuh. Insiden tersebut terjadi pukul 11.15 WIB menewaskan satu orang.

“Satu orang meninggal dunia, Agus Heryadi,” ungkap Kanitreskrim Polsek Tanah Abang, AKP Mustakim, Rabu (26/10).

Sejumlah polisi pun berkumpul di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Gondola yang jatuh ditemui dalam keadaan hancur dan operator gondola menjadi korban tewas atas insiden ini. Hingga saat ini, belum dipastikan penyebab jatuhnya gondola.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, selama seminggu sebuah video tersebar tentang perkelahian antara pengelola dengan pemilik apartemen menyebar di China. Video tersebut memperingatkan bahwa Anda tidak boleh berkelahi dengan orang yang mempunyai akses alat-alat berat.

Peristiwa ini terjadi pada 18 Oktober 2016. Pemilik apartemen bermarga Jing yang tinggal di Datong, Provinsi Shanxi, China, mengeluh kepada pengembang apartemen terkait kerusakan yang dialami dalam kamarnya.

Pembicaraan ini berlangsung cukup alot dan berujung tanpa kesepakatan. Jalan damai benar-benar tidak dapat ditempuh dalam kasus ini.

Tidak adanya kesepakatan, membuat Jing menjalankan aksi protes. Dia menunjuk kerabatnya untuk memarkir mobil miliknya di depan pintu masuk apartemen.

Pihak manajemen menanggapi aksi ini secara serius. Pihak manajemen mengerahkan buldozer untuk menghantam atap mobil milik Jing. Polisi setempat langsung menginvestigasi peristiwa ini dan menahan pemilik serta pengelola apartemen.

Lain halnya dengan seorang pria Malaysia bernama Nahar Efendy Noordin yang lebih memilih mengubah unit apartemennya menjadi luar biasa daripada berdebat dengan pengelola apartemen.

Noordin juga memberitahu cara ‘upgrade‘ interior rumah jadi terlihat mewah. Ia memang memiliki mimpi mengubah apartemen sempit dan lusuh jadi kondominium mewah.

Walaupun mempunyai apartemen sederhana dengan harga murah dan luas yang begitu terbatas 77,3 meter persegi ia mengharapkan bisa mengaplikasikan dekorasi kondominium mewah berkonsep Modern Glam.

Setelah 4 tahun menghuni, modal untuk mewujudkan impian telah terkumpul. Untuk memaksimalkan ruang, konsep terbuka jadi pilihan. Dinding yang membentuk ruang dapur kecil dan bagian halaman diruntuhkan sebagai ruang kabinet dapur dan meja bar yang lebih luas dan nyaman.

Ruang makan yang awalnya sekitar1,6 meter persegi jadi 3,9 meter persegi setelah transformasi. Pintu asal kamar tidur utama ditutup, sedangkan pintu kamar tidur kedua diubah jadi jalan utama ke kamar tidur.

Dinding yang memisahkan kamar tidur utama dan kamar tidur kedua dihancurkan untuk dibuat jalan dan kamar kedua dijadikan walk-in wardrobe.

(drm)