Bupati Jember dr Hj Faida memastikan soal izin bagi pengusaha telah dipermudah. (Foto: istimewa)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id РBupati Jember dr Hj Faida memastikan soal izin bagi pengusaha telah dipermudah. Oleh sebab itu, Faida mengundang para pengusaha berbagai bidang, mulai perumahan dan perhotelan, ke Pendapa Wahya Wibawa Graha. Agendanya, selain sarapan pagi, juga menjamin bahwa izin yang diajukan telah selesai dan suratnya juga sampai kepada pengusaha yang bersangkutan.

“Kami dialog juga dengan para pengusaha soal proses perizinan yang mereka ajukan saat ini. Jadi, meski ada kendala soal belum adanya rencana dasar tata kota, sudah ada rencana tata ruang dan wilayah. Dan setelah konsultasi dengan Biro Hukum Pemprov Jatim, akhirnya ada solusi untuk IMB sementara itu,” terang Bupati Faida, belum lama ini.

Sejumlah pengusaha yang hadir antara lain Direktur PT Alam Hijau Didit Haryanto, CEO Hotel Dafam Group Andi Irawan, Yayak dari PT Kinansyah.¬†“Kami juga membuat komitmen dengan pengusaha hotel dan properti maupun para investor untuk memberikan fasilitas ramah difabel. Selain itu, pengusaha memanfaatkan produk lokal Jember,” ujar Faida.

Komitmen tersebut menjadi lampiran surat dalam pengajuan persyaratan perizinan. Selain itu, untuk perhotelan saat mengangkat produk lokal, tidak masalah membangun outlet besar atau kecil sebagai fasilitasnya. “Bahkan kita apresiasi komitmen Dafam Group untuk mengangkat produk lokal di seluruh jaringan hotel seluruh Indonesia,” ujar bupati.

“Kita akan buktikan Jember ramah investasi. Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang masih berumur setahun memang masih ada hambatan. Namun, kami akan terus berbenah agar pelayanan semakin cepat dan baik,” tandas Faida.

CEO Hotel Dafam Group Andi Irawan menyampaikan sepakat dengan komitmen yang disampaikan Bupati Faida. “Jember masih prospek untuk investasi dengan dukungan kebijakan bupati dalam mempermudah perizinan. Selain destinasi wisata yang menarik, juga ke depan bandara dibangun lebih besar. Maka Jember masih akan seksi untuk investasi,” ucap dia.

Hal yang sama juga disampaikan Didit Haryanto, direktur PT Permata Alam Hijau yang juga pengurus Real Estate Indonesia (REI) Cabang Jember. “Dulu kami urus izin sampai dua bulan. Namun sekarang hanya dua minggu. Kebijakan bupati ini akan membuat iklim investasi properti akan bagus. Investor properti Jatim sangat tertarik untuk mengembangkan usaha di Jember,” ungkap Didit.