Sudah Terbit, Surat Edaran Percepatan Pembangunan Rumah Subsidi
Ilustrasi (Foto: multidesainarsitek)

 

BOGOR, INAPEX.co.id – Beli rumah tanpa melalui bank, inilah caranya. Bahkan, proses jual beli rumah dengan mengusung syariah banyak dimanfaatkan oleh sejumlah pengembang. Disusul sejumlah perumahan di Depok, saat ini Afara First Townhouse di Cibinong menerapkan sistem penjualan yang sama dengan syariah.

Dalam sistem syariah konsumen melakukan transaksi tanpa didukung pembiayaan dari bank. Dalam transaksi ini hanya melibatkan dua pihak: konsumen dan pengembang. Pembayaran dan angsurannya dilakukan secara langsung kepada pengembang.

“Perumahan ini bisa jadi alternatif orang yang tidak memiliki akses ke perbankan. Uang mukanya bisa diangsur 3 kali, konsumen tidak perlu direpotkan dengan survei dan legalitas lainnya. Konsumen bebas pinalti, kalau tidak sanggup mencicil rumahnya bisa dialihkan atau dijual,” kata staf pemasaran Afara First Townhouse Deddy, beberapa waktu lalu.

Afara First Townhouse berlokasi di belakang kantor Kodim Cibinong. Rumahnya sangat terbatas hanya 10 unit dengan tipe 45/70 dibandrol Rp335 juta.

Uang mukanya sebesar 20 persen setara dengan Rp67 juta dengan angsuran Rp2,6 juta per bulan (flat) selama 10 tahun. Transportasinya sangat mudah, bisa memakai bus dari Terminal Cibinong maupun kereta komuter dari Stasiun Bojonggede. Tidak hanya itu, menuju tol Jagorawi juga tak jauh. Seperti yang pernah dibahas sebelumnya pemasaran rumah seperti ini memiliki sejumlah risiko.

Pada umumnya, pengembang merupakan pemain baru dan bukan anggota asosiasi pengembang. Beda dengan membeli hunian menggunakan sistem KPR, legalitas tanahnya lebih pasti. Bank tak akan memberikan KPR jika legalistasnya memiliki kendala. Tidak hanya itu, sertifikat tanah yang telah pecah disimpan bank.

Pencairan dana KPR ke pengembang juga secara bertahap berdasarkan kemajuan pengembangan. Di sini bank ikut serta dalam mengontrol pengembang agar risiko yang terjadinya bisa diminimalisir.

Transaksi langsung dengan pengembang tak seperti itu. Pengembang tak akan mengontrol, dan juga tidak ada yang memegang sertifikat tidak jelas. Satu-satunya jaminan keamanan hanya bonafiditas dan komitmen pengembang itu sendiri.

Penentuan rumah dengan model dan harga yang sesuai juga bisa didapatkan dengan berkunjung ke Indonesia Property Expo 2017.
Event tahunan yang dipersembahkan PT Ad House Indonesia Cipta ini akan menyajikan ribuan proyek hunian untuk Anda mulai rumah subsidi hingga kondotel mewah untuk investasi, nantinya akan diselenggarakan pada Agustus 2017 mendatang.

Pembayarannya tentu menggunakan KPR dengan bunga paling rendah. Hal ini akan membuat para pembeli merasa ringan dengan berbagai kemudahan yang dihadirkan.