Akan Hadir, Tahap Kedua Hunian Murah Dekat Tol Bekasi Barat
Ilustrasi (Foto: rumcube)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Pembangunan apartemen Mega Residence I telah dimulai pada 29 September 2017 lalu. Pengembang apartemen, PT Mega Utama Development, menargetkan pembangunan rampung dalam waktu 3 tahun. Namun, tahap kedua hunian murah dekat Tol Bekasi Barat sudah direncanakan.

“Kami cukup terkejut dengan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap proyek ini. Pada saat diluncurkan, kegiatan penjualan untuk MR 1 hampir selesai. Maka, kami optimistis di awal 2018 nanti kami sudah dapat memulai kegiatan penjualan untuk Mega Residence II,” tutur Direktur PT Mega Utama Development, Erny Ho, baru-baru ini.

Mega Residence dikembangkan di dalam superblok MegaCity Bekasi. Ini adalah superblok pertama yang dilalui setelah keluar pintu tol Bekasi Barat.

Pada kesempatan sama, Direktur Utama PT Mega Utama Development, Indra Wijaya, menuturkan bahwa antusiasme konsumen bukan karena adanya rencana pembangunan infrastruktur yang dijalankan pemerintah di koridor timur Jakarta.

Diantaranya Light Rail Transit (LRT), rencana kereta cepat Jakarta – Bandung, tol Becakayu, jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated), serta jalan tol Cimanggis-Cibitung dan jalan tol Cibitung-Cilincing yang merupakan bagian dari jalan tol Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2).

“Artinya pilihan transportasinya akan sangat beragam dan lengkap, termasuk commuter line serta, TransJabodetabek yang terintegrasi dengan TransJakarta.,” jelas Indra.

Mega Residence telah dikembangkan sejak 2003 seluas 8 hektar. Kini di dalam superblok sudah tersedia berbagai jenis properti, seperti pusat belanja, hotel (Santika MegaCity), dan Bekasi Convention Center.

Tidak hanya menara apartemen, Mega Utama juga akan melengkapi superblok ini dengan perkantoran yang akan dibangun secara bertahap. Mega Residence I kelak akan terdiri dari 38 lantai meliputi 1050 unit apartemen mulai tipe studio hingga tipe dua tempat tidur senilai Rp.300 jutaan.

Tidak hanya itu, pada kesempatan berbeda, DPD Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta menyambut hadirnya pemimpin baru Ibu Kota, yaitu Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Hadirnya pemimpin baru ini, dinilai ikut membawa harapan baru bagi keberlangsungan pemerintahan DKI Jakarta.

“Teman-teman REI DKI siap membantu Gubernur dan Wakil Gubernur untuk sediakan hunian untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Pengembang-pengembang REI DKI berharap mendapat kesempatan untuk membantu,” jelas Ketua DPD REI DKI Jakarta Amran Nukman, Sabtu (28/10).

Ia mengatakan bahwa penyediaan rumah untuk masyarakat terutama MBR sebenarnya adalah tugas pemerintah.

Akan tetapi, bila Anies-Sandi merasa kesulitan dalam melaksanakan tugas tersebut, Amran akan mengerahkan anggota DPD REI DKI Jakarta untuk membangun rumah bagi MBR.

“Secara informal pada saat mereka terpilih, kami ada pembicaraan pendahuluan tapi kan detailnya harus setelah dilantik. Sekarang kami menunggu diundang saja,” tuntas Amran.