ilustrasi. (Foto: pupr)
ilustrasi. (Foto: pupr)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Sedikitnya 550 ribu unit rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) bakal dapat subsidi bantuan uang muka (SBUM) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan ditahun 2017 ini.

“Target Subsidi Bantuan Uang Muka Perumahan sesuai rencana kerja pemerintah adalah sebesar 550.000 unit,” kata Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Maurin Sitorus dalam Rapat Pelaksanaan Bantuan Pembiayaan Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Tahun 2017 di Jakarta, Selasa (10/1).

Lebih lanjut dikatakan Maurin, bagi perbankan yang ingin menjadi bank pelaksana untuk SBUM harus memenuhi beberapa persyaratan, baik itu bank umum maupun bank umum syariah.

“Persyaratan sebagai bank pelaksana SBUM salah satunya mengajukan surat pernyataan minat menjadi Bank Pelaksana kepada Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR dan merupakan Bank Umum mitra pemerintah dalam pengelolaan rekening pengeluaran, rekening penerimaan dan rekening lainnya milik Kementerian Negara, Lembaga atau Satuan Kerja,” ujar Maurin.

Maurin mengakui, program pembiayaan perumahan lainnya, yang sudah dilaksanakan pada tahun 2016 akan tetap terus dilaksanakan di tahun 2017. “Program Pembiayaan Perumahan di tahun 2017 meliputi Program KPR Sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), Subsidi Selisih Bunga, Bantuan Uang Muka dan kita juga akan mencoba program yang baru yaitu Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan”, pungkas Maurin.

Seiring dengan terget pemberian subsidi bantuan uang muka tersebut, secara terpisah PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bekerjasama dengan PT. Ad-house Indonesia Cipta (AIC), akan menggelar pameran rumah murah yang bertajuk Indonesia Properti Expo (IPEX) pada 11 sampai 19 Februari 2017 mendatang di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Direktur Operasional AIC Igad Permana sebagai penyelenggara menjelaskan, pameran yang digelar secara rutin disetiap tahun tersebut merupakan wujud komitmennya mendukung pemerintah terhadap program sejuta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Tujuan pameran ini untuk mempermudah MBR bisa memilih dan memiliki rumah sendiri serta membuka peluang investasi di sektor properti,” katanya.