Anda Berpenghasilan Dibawah Rp.3 Juta, Membeli Rumah Semakin Mudah
Ilustrasi (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Inilah 5 daftar proyek hunian di kawasan Bekasi, paling diminati pengunjung pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018. Dari total 75 proyek hunian dikawasan Bekasi yang dipasarkan selama pameran berlangsung mulai 3 – 11 Februari 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Berikut 10 proyek hunian yang bakal menarik konsumen yaitu;

1. MUTIARA GADING CITY

 

MUTIARA GADING CITY.

 

Mutiara Gading City merupakan salah satu hunian yang bakal meramaikan pameran properti. Proyek besutan ISPI Group ini bakal bikin aksi unjuk gigi diantaranya pengunjung IPEX. Pengembang yang fokus pada pengembangan sejumlah kawasan di Bekasi ini, bekerja sama dengan Bank BTN bakal menarik konsumen melalui berbagai promo KPR untuk setiap pemesanan unit di Perumahan Mutiara Gading City, Bekasi. Hunian ini mendapat animo tinggi dari konsumen saat dipameran properti. Sehingga sangat optimis bisa mencapai target diajang promosi dan transaksi IPEX.

MGC tidak hanya dilihat sebagai properti hunian, sebagai instrumen investasi. Pembeli hunian ini, juga banyak dari Jakarta, selain dari Bekasi. Kawasan MGC kini menjadi sunrise property. Tren pertumbuhan nilai properti yang dibanderol Rp250 juta hingga Rp2 miliar itu mencapai 30% per tahun. Selain kawasannya lengkap, akses ke MGC juga cukup bagus, salah satunya melalui angkutan umum Transjakarta

 

2. M GOLD TOWER

 

Menara Perkantoran dan Apartemen M-Gold Tower.

 

Menara Perkantoran dan Apartemen M-Gold Tower juga menjadi salah satu alasan konsumen properti menentukan pilihan hunian di kawasan Bekasi. Hunian yang dipersembahkan PT Metropolitan Land Tbk. (Metland) tak kalah menariknya karena terintegrasi pertama di Kota Bekasi.

Pesatnya pembangunan kawasan industri dan manufaktur di Karawang, Cikarang, dan Cibitung menjadikan Kota Bekasi semakin berkembang sebagai pusat bisnis dan niaga dari kawasan industri. Seiring dengan itu, kebutuhan perkantoran dan tempat tinggal terus meningkat. Selama pameran ini, pengunjung pameran IPEX 2018 bisa langsung booking.

 

3. SEGARA CITY

 

Cluster Estuary. (Foto: SegaraCity)

 

Tak kalah menariknya yaitu hunian SEGARA CITY. Hunian yang dibandrol mulai dari Rp.500 jutaan ini, paling diminati konsumen karena berlokasi dikawasan popular di Bekasi. Melalui pengembang PT. Hasana Damai Putra, hunian ini dihadirkan pada pameran IPEX dengan konsep cluster mengikuti trend permintaan pasar di kelas menengah yang tak pernah surut.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Bekasi saat ini telah berubah menjadi sebuah kekuatan ekonomi besar, baik dalam bisnis dan perdagangan, hunian, maupun perhotelan. Apalagi, aktivitas properti di Bekasi saat ini diperkirakan lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah penyangga lainnya.

Ditambah lagi dengan terwujudnya akses terbaru yaitu tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) dan tol Cilincing-Cibitung. Kehadiran dua jalan tol tersebut membuat arus transportasi dari dan menuju Jakarta akan semakin mudah.

 

4. GRAND KAMALA LAGOON

 

Proyek Grand Kamala Lagoon kembali hadir di IPEX 2018. (Foto: dok.inapex)

 

Hunian menarik lainnya yaitu proyek Grand Kamala Lagoon. Jenis hunian vertikal yang dipersembahkan oleh PT. PP Properti tersebut, mulai melakukan serah terima unit apartemen Emerald Tower kepada konsumen. Sebagai komitmen PT PP Properti Tbk. sebagai pengembang terpercaya yang merupakan anak perusahaan dari PT PP (Persero) Tbk. dikenal sebagai BUMN Konstruksi terbesar di Indonesia. Bekal pengalaman lebih dari 64 tahun berkiprah di dunia konstruksi dalam dan luar negeri, menjadikan produk-produk dari PP Properti dikenal mutunya.

Apartemen khusus ekspatriat itu dibangun diatas lahan seluas 28 hektare dan merupakan salah satu proyek andalah PP Properti yang dipasarkan pada IPEX 2018. Potensi penjualan wholesale di proyek GDL ke perusahaan China Rp600 miliar. Desain menara apartemen tersebut rencananya dibangun setinggi 45 lantai dengan total unit sebanyak 846 unit. Namun, rancangan akhir akan bergantung dengan hasil kesepakatan final dengan calom pembeli.

Secara umum, dalam paruh pertama tahun ini jumlah tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia mencapai 43.816 pekerja. Angka ini didasarkan pada izin menggunakan tenaga kerja asing (IMTA) yang diterbitkan Kementerian Ketenagakerjaan. Adapun, tahun lalu jumlah pekerja asing yang tercatat mencapai 69.025 pekerja.

 

5. THAMRIN DISTRICT

PT Pikko Land Development Tbk (Pikko Land) sebagai peserta pameran bakal menarik pengunjung proyek Thamrin District. (Foto: dok.inapex)

 

Melalui ajang promosi yaitu IPEX 2018, pengembang PT Pikko Land Development Tbk (Pikko Land) sebagai peserta pameran bakal menarik pengunjung proyek Thamrin District, Kota Bekasi, Jawa Barat. Hunian yang dibangung menelan dana senilai Rp 1,5 triliun ini, bakal ikut menarik perhatian pengunjung di JCC Senayan.

PT Pikko Land Development Tbk, dalam publikasinya telah mengantongi Surat Izin Pelaksanaan Mendirikan Bangunan dari Pemerintah Kota Bekasi No.503/0438/I-B/BPPT.2 tanggal 15 Juni 2016. Pembangunan Thamrin District merupakan upaya optimalisasi landbank milik Pikko sekaligus untuk memenuhi tingginya kebutuhan konsumen akan hunian di Kota Bekasi.

Tiga tahun kedepan, Thamrin District menjadi kawasan terpadu pertama di lokasi bisnis strategis Jalan Ahmad Yani mengadopsi keseimbangan kawasan hijau (One Stop Living & Green Architecture) di sekitarnya. Kawasan terpadu Thamrin District terdiri atas lima menara apartemen eksklusif strata title, setinggi 24 lantai dan 549 unit per menara-nya.

Kelima menara disinergikan dengan ruko komersial dan lifestyle (Commercial & Lifestyle Zone) serta pusat perbelanjaan (The Mall) pada lantai satu dan dua tiap menara. Hunian dibanderol berkisar Rp 300-990 juta per unit, sedangkan pusat komersial dan lifestyle dipasarkan Rp 4 miliaran per unit. Hunian memiliki empat varian dengan luas berkisar 21,01 meter persegi (m2) hingga 76,21 m2. Untuk pusat komersial berkisar 159,13-254,91 m2.