4 Kesalahan Mendekorasi Natal Yang Tidak Anda Sadari
Dekorasi Natal (Foto: countryliving)

INAPEX.co.id, – Hari Raya Natal tinggal hitungan jari. Pohon Natal tentu sudah jadi dekorasi utama rumah Anda. Tak hanya pasang pohon Natal, perayaan Natal juga identik dengan aksesoris dekorasi lainnya.

Pasti Anda ingin rumah terlihat cantik saat kerabat datang untuk merayakan Natal bersama di rumah.

Supaya dekorasi rumah maksimal, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan.

Pada umumnya, orang sering melakukan kesalahan ketika mendekorasi rumah untuk Natal. Berikut 4 kesalahan yang harus dihindari.

Memajang seluruh hiasan

Pernak-pernik aksesoris bertema Natal jadi perlengkapan wajib untuk mendekorasi rumah. Akan tetapi, tak semua pernak-pernik mesti dipajang. Memposisikan seluruh aksesoris untuk dekorasi akan membuat rumah nampak sesak. Ingatlah prinsip one in, one out.

Misalnya, Anda hendak meletakkan pohon Natal di pojok ruang. Maka simpan sementara guci yang terletak di pojok ruang tersebut.

Atau bila hendak meletakkan rangkaian lampu gantung di dinding, simpan dahulu lukisan pada dindingnya. Ini akan membuat dekorasi ruang lebih cantik dan tak terlihat berlebihan.

Meniru tanpa menyesuaikan dengan ruangan

Anda mungkin mempunyai desain rujukan sebelum menghias sendiri, misalnya melihat di katalog desain, meniru dekorasi resto , dekorasi mal, atau kafe yang cantik.

Biasanya, orang sering lupa bahwa desain mesti disesuaikan dengan kondisi ruang. Inspirasi yang dilihat bisa saja memakai jasa desainer interior, sedangkan Anda melakukannya sendiri.

Terinspirasi boleh saja, namun sebaiknya perhatikan lebih dulu kondisi rumah sendiri, agar dekorasi pas ditiru dan tak nampak memaksakan.

Hanya mendekorasi satu ruang

Pada umumnya orang hanya berfokus untuk mendekorasi satu ruangan saja menjelang Natal. Padahal nuansa Natal akan lebih meriah bila menyebar keseluruh ruang dalam rumah, seperti ruang keluarga, area makan, kamar, dan lainnya.

Tak harus dekorasi yang ribet, cukup beri kesan Natal. Misalnya, menempelkan stiker motif snowflakes atau sinterklas pada dinding ruang lain. Atau, memberi sentuhan warna khas Natal, merah dan hijau.

Bisa juga memajang wreath melingkar di pintu kamar dan mengganti sarung cushion sofa dengan yang bernuansa Natal.

Hanya merah dan Hijau

Sekarang Natal bisa diisi dengan warna apa pun! Corak emas, putih salju, kuning, biru, bahkan abu-abu. Anda dapat menciptakan nuansa Natal sesuai selera Anda. Dengan warna-warna lain, suasana Natal bisa lebih ceria.

(rmh)