• Inapex

    10 Developer Tawarkan Akses Lebih Cepat, Dapatkan Hunian Ini di IPEX 2018

  • Oleh
  • Kamis, 25 Jan 2018
  • Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

     

    JAKARTA, INAPEX.co.id – Terlepas dari konsep, desain serta harga hunian, 10 developer ini menawarkan akses lebih cepat dan mudah. Dapatkan hunian ini hanya di pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018, 03 – 11 Februari Hall A – B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. Apalagi, konsumen lebih menyukai hunian yang memiliki akses mudah menggunakan berbagai fasilitas umum seperti tersedianya halte busway, bandar udara, terminal bus, atau stasiun kereta commuter line (KRL).

    Melalui event terbesar di Indonesia ini, pengunjung pameran juga menentukan pilihan untuk hunian dekat transportasi massal kereta ringan (Light Rail Transit/LRT). Apalagi, seperti target  Pemerintah terhadap proyek LRT yang siap beroperasi pada pertengahan tahun 2019 mendatang.

    Untuk tahap I proyek ini dengan rute, Cibubur-Cawang-Bekasi Timur dan Cawang-Dukuh Atas. Proyek LRT fase I A dan Fase I B akan membentang dari Cibubur-Cawang-Dukuh Atas sepanjang 24,2 KM dan Bekasi Timur-Cawang-Dukuh Atas sepanjang 17,9 KM.

    Kemudian, terwujudnya LRT ini tidak hanya menggembirakan bagi masyarakat konsumen properti yang tinggal di pinggiran kota seperti Bekasi dan Cibubur–Cileungsi. Tapi juga menjadi celah yang sangat potensial di mata pengembang properti sekaligus sarana investasi yang prospektif untuk konsumen.

    Vice President PT Adhouse Clarion Events, Igad Permana, membenarkan tentang prospek hunian disisi jalur LRT bakal dicari para konsumen properti karena mempunyai banyak keuntungan. “Hunian yang sangat dekat terkoneksi langsung Stasiun LRT akan banyak dibidik kaum sub-urban. Alasan itu, dipilih karena faktor kemudahan dalam beraktivitas ke pusat-pusat bisnis, ekonomi, dan hiburan di Jakarta. Untuk itu melalui event IPEX ini sebagai fasilitas konsumen maupun investor sebuah peluang, sehingga kami menghadirkan pameran properti dengan peserta pengembang yang mengutamakan akses lebih cepat dan mudah,” ujar Igad Permana.

    Baca Juga :
    Gladiola Residence, Tawarkan DP 20 Jutaan Bisa Diangsur 6 Kali

    Selain itu, kebijakan pemerintah yang terus ditingkatkan di tahun 2018 hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Alokasi bantuan pembiayaan perumahan di tahun 2018 ini, FLPP ditargetkan 42.000 unit, SSB ditargetkan 225.000 unit dan BUM ditargetkan 344.500 unit.

    “Kondisi perekonomian 2018 diprediksi akan mendukung pertumbuhan industri properti. Pertumbuhan ekonomi optimis mencapai 5,4% dengan tingkat inflasi 3,5% diyakini salah satunya disumbang dari sektor properti,” ujar Igad Permana.

    Lebih lanjut dikatakan Igad Permana, pertumbuhan itu tentunya akan berdampak positif disektor properti yang memiliki peranan penting untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

    “Tentunya event IPEX ini diharapkan bisa menjadi sarana meningkatkan tingkat pasokan dan permintaan sektor properti. Selain kondisi ekonomi global, faktor lain yang bisa mempengaruhi perkembangan yaitu sektor perumahan yang juga mendorong sektor lainnya,” pungkasnya.